
Presiden transisi Gabon serukan pencabutan sanksi

Foto yang diabadikan dengan ponsel pada 7 September 2023 ini menunjukkan Mahkamah Konstitusi Gabon di Libreville, Gabon. (Xinhua/Han Xu)
Presiden transisi Gabon Brice Oligui Nguema pada Ahad (1/10) di Oyo, kota kelahiran Presiden Republik Kongo Denis Sassou Nguesso, menyerukan pencabutan sanksi terhadap negaranya menyusul pengambilalihan kekuasaan oleh militer pada Agustus lalu.
Oyo, Kongo (Xinhua) – Presiden transisi Gabon Brice Oligui Nguema pada Ahad (1/10) di Oyo, kota kelahiran Presiden Republik Kongo Denis Sassou Nguesso, menyerukan pencabutan sanksi terhadap negaranya menyusul pengambilalihan kekuasaan oleh militer pada Agustus lalu."Saya datang ke sini untuk berkonsultasi, berdiskusi, bertukar pikiran dengan Denis Sassou Nguesso... untuk meringankan sanksi-sanksi tersebut," kata Oligui Nguema, usai pertemuan dengan Nguesso selama lebih dari dua jam di Oyo. "Presiden Denis Sassou Nguesso adalah aset penting bagi kami di subkawasan ini, yang dapat menyampaikan kepada otoritas tertinggi di dunia tentang apa yang telah kami lakukan dan menjelaskan dengan lebih baik kepada seluruh dunia."Gabon harus "merebut kembali tempatnya di komunitas internasional," kata Nguema.
Foto yang diabadikan pada 7 September 2023 ini menunjukkan pemandangan gedung kantor Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Tengah (Economic Community of Central African States/ECCAS) di Libreville, Gabon. (Xinhua/Han Xu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jerman akan gelar pemilu dini pada Februari 2025
Indonesia
•
15 Nov 2024

Haji1444 – Jamaah Malaysia dan Bangladesh pertama tiba di Tanah Suci
Indonesia
•
22 May 2023

Eropa khawatir dikucilkan dalam proses perdamaian Ukraina di tengah perundingan AS-Rusia dan AS-Ukraina
Indonesia
•
26 Mar 2025

Penerjemah disediakan di dalam Masjidil Haram
Indonesia
•
10 Mar 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
