
Ukraina turunkan batas usia minimal untuk mobilisasi angkatan bersenjata jadi 25 tahun

Tim penyelamat bekerja di antara reruntuhan pascaserangan rudal di Distrik Pecherskyi, Kiev, Ukraina, pada 25 Maret 2024. (Xinhua/Roman Petushkov)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menandatangani sebuah rancangan undang-undang (RUU) yang mengusulkan untuk menurunkan batas usia minimal warga yang memenuhi syarat untuk mobilisasi angkatan bersenjata dari 27 tahun menjadi 25 tahun.
Kiev, Ukraina (Xinhua) – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menandatangani sebuah rancangan undang-undang (RUU) yang mengusulkan untuk menurunkan batas usia minimal warga yang memenuhi syarat untuk mobilisasi angkatan bersenjata dari 27 tahun menjadi 25 tahun, demikian dilaporkan badan pers parlemen Ukraina pada Selasa (2/4).RUU tersebut diadopsi oleh parlemen Ukraina pada Mei 2023.Aturan baru ini menetapkan bahwa warga laki-laki Ukraina tanpa pengalaman tempur dapat bergabung dengan angkatan bersenjata jika telah mencapai usia 25 tahun.Parlemen Ukraina bulan ini juga akan melakukan pemungutan suara untuk sebuah RUU terpisah, yang diperkirakan akan memperketat aturan mobilisasi di negara tersebut.Sebelumnya, pihak berwenang Ukraina telah menyuarakan rencana untuk memobilisasi antara 450.000 hingga 500.000 orang untuk berpartisipasi dalam konflik bersenjata dengan Rusia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ukraina sebut PLTA Kakhovka hancur total tanpa bisa diperbaiki
Indonesia
•
07 Jun 2023

Empat mediator gencatan senjata Gaza serukan penyelesaian perselisihan melalui negosiasi
Indonesia
•
14 Oct 2025

Saudi luncurkan pengembangan Jeddah Central senilai 287,4 triliun rupiah
Indonesia
•
18 Dec 2021

PM Israel bersumpah akan lancarkan serangan darat ke Rafah "ada atau tanpa" kesepakatan
Indonesia
•
03 May 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
