
Produksi batu bara di Shanxi China naik 7,9 persen pada Januari-Oktober

Foto yang diabadikan pada 7 Juli 2021 ini menunjukkan suasana proses pemuatan batu bara di Pelabuhan Huanghua di Cangzhou, Provinsi Hebei, China utara. (Xinhua/Fu Xinchun)
Produksi batu bara Shanxi di China tercatat lebih dari 1,19 miliar ton pada 2021, menyumbang hampir sepertiga dari total produksi nasional.
Taiyuan, China (Xinhua) – Shanxi, daerah penghasil batu bara terbesar di China, mencatatkan pertumbuhan produksi batu bara yang stabil dalam 10 bulan pertama 2022 di tengah upayanya untuk menjamin pasokan energi negara.Pada periode Januari-Oktober, sejumlah perusahaan tambang batu bara besar di Shanxi memproduksi hampir 1,07 miliar ton batu bara mentah, naik 7,9 persen secara tahunan (year on year), seperti disampaikan biro statistik Provinsi Shanxi pada Rabu (23/11), menambahkan bahwa kenaikan produksi terjadi setelah ekspansi kapasitas dan pembukaan beberapa tambang baru.Kemunculan kembali COVID-19 di beberapa kota penghasil batu bara utama di Shanxi sejak akhir September lalu tidak berdampak signifikan terhadap produksi batu bara, menurut biro tersebut.Sebagai basis energi utama di China, Provinsi Shanxi adalah kunci ketahanan energi negara itu. Apalagi dengan pembangunan pembangkit batu bara di China yang meningkat dalam beberapa tahun ke depan daripada yang diperkirakan sebelumnya, setelah serentetan krisis listrik yang mengguncang ekonomi.Provinsi Shanxi berencana meningkatkan produksi batu bara sebesar 107 juta ton menjadi 1,3 miliar ton pada 2022, menurut surat edaran yang dikeluarkan oleh kantor umum pemerintah Provinsi Shanxi pada Juni.Tahun lalu, provinsi tersebut menghasilkan lebih dari 1,19 miliar ton batu bara, menyumbang hampir sepertiga dari total produksi nasional.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Komentar Xinhua: Taktik tarif Washington timbulkan kerugian tanpa manfaat nyata
Indonesia
•
19 May 2024

Ekonom sebut tarif AS terhadap Amerika Tengah rugikan ekonomi regional
Indonesia
•
01 Jul 2025

Harga minyak turun, investor tunggu kebijakan OPEC+ dan fokus ke Arab Saudi
Indonesia
•
02 Jun 2022

Nilai ekspor industri tekstil nasional capai US$24 miliar pada 2024
Indonesia
•
02 Nov 2019


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
