
Ekonom sebut tarif AS terhadap Amerika Tengah rugikan ekonomi regional

Foto yang diabadikan dengan 'drone' ini menunjukkan kapal kargo berlayar di Terusan Panama dekat Panama City, Panama, pada 28 Agustus 2024. (Xinhua/Li Muzi)
Tarif AS yang menargetkan ekspor Amerika Tengah tidak dapat dibenarkan dan berbahaya bagi perekonomian regional.
San Salvador, El Salvador (Xinhua/Indonesia Window) - Tarif Amerika Serikat (AS) yang menargetkan ekspor Amerika Tengah tidak dapat dibenarkan dan berbahaya bagi perekonomian regional, kata seorang ekonom El Salvador, seraya mendesak negara-negara Amerika Tengah untuk mengurangi ketergantungan pada pasar AS.Di seluruh kawasan itu, ekspor berpotensi turun 1-2 persen, terutama di bidang pertanian dan tekstil, yang merupakan sektor-sektor utama untuk perdagangan dengan AS, kata Oscar Cabrera, presiden Foundation for the Development of Central America, memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan Xinhua.Karena dampaknya terus berlangsung, Cabrera mengatakan bahwa El Salvador sendiri berpotensi menderita kerugian hingga 100 juta dolar AS tahun ini.*1 dolar AS = 16.233 rupiahDia juga memperkirakan kenaikan harga-harga konsumen, terutama untuk barang-barang impor seperti makanan dan obat-obatan, yang akan membebani anggaran rumah tangga dan menaikkan inflasi.Cabrera mendesak negara-negara Amerika Tengah untuk melakukan diversifikasi perdagangan dan mengurangi ketergantungan mereka pada pasar AS.Untuk Amerika Tengah, imbuhnya, tantangannya ada dua: merespons guncangan perdagangan yang terjadi saat ini dan reorientasi model ekonominya untuk masa depan."Kita membutuhkan kebijakan industri jangka panjang yang berfokus pada peningkatan produktivitas, inovasi, dan bergerak di luar pertanian bernilai rendah," ujar pakar tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ladang minyak Tarim pasok lebih dari 50 miliar meter kubik gas alam ke Xinjiang selatan
Indonesia
•
19 Dec 2022

Ekspor-impor topang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022
Indonesia
•
24 Nov 2021

Kereta Cepat Jakarta-Bandung angkut lebih dari 6 juta penumpang pada 2024
Indonesia
•
04 Jan 2025

Bank sentral Rusia sebut akan berhenti beli emas dengan harga tetap
Indonesia
•
08 Apr 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
