
Produsen otomotif China hadirkan lebih banyak NEV di ajang IIMS 2026

Mobil listrik iCar V23 dipamerkan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta pada 5 Februari 2026. (Xinhua/Abdul Azis Said)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) - Sejumlah pabrikan mobil asal China berpartisipasi dalam Indonesia International Motor Show (IIMS), salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia pada awal tahun ini, yang digelar di Jakarta pada 5-15 Februari 2026. Pameran ini menjadi peluang bagi sejumlah merek untuk memperkenalkan lebih banyak model kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) ke pasar Indonesia.
Terdapat dua merek baru asal China yang dipamerkan dalam ajang kali ini, dan keduanya dicantumkan dalam segmen kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Dua merek tersebut yakni iCar, yang merupakan submerek Chery Group, dan Zeekr milik Geely Group.
"Indonesia merupakan negara yang penting bagi Chery Group sekaligus pasar utama bagi pertumbuhan jangka panjang submerek premium kami, iCar," ujar Presiden Direktur Chery Group Indonesia Zeng Shuo dalam peluncuran merek iCar di pameran IIMS 2026 yang dilangsungkan di Jakarta pada Kamis (5/2).
Merek iCar melakukan debut dengan memperkenalkan model pertamanya, iCar V23, yang merupakan SUV berpenampilan mirip dengan kendaraan off-road dan memiliki kemampuan jarak tempuh hingga 430 kilometer. Sebagai bentuk komitmen jangka panjangnya di Indonesia, iCar berencana membuka 30 jaringan diler pada tahun pertama.
Selain peluncuran merek baru, pabrikan China juga aktif merilis model-model baru dalam pameran tersebut. Wuling kembali memperkenalkan Wuling Eksion, SUV tujuh penumpang yang rencananya tersedia dalam varian listrik dan hybrid. Sementara itu, Lepas, submerek Chery, memperkenalkan Lepas E4, SUV listrik pertamanya di Indonesia dan dunia.
Pameran ini juga menjadi peluang bagi pabrikan-pabrikan asal China untuk memberikan jaminan yang kuat kepada konsumen domestik terkait komitmen jangka panjang mereka di Indonesia. Changan dan Maxus mengumumkan komitmen untuk terus berinvestasi di Indonesia dengan membangun lebih banyak jaringan diler hingga 20 outlet pada tahun ini.
Hadirnya deretan merek dan model baru asal China tersebut sejalan dengan kian meluasnya penerimaan konsumen domestik terhadap mobil listrik. Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan grosir (wholesale) EV pada 2025 mencapai 103.931 unit, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Merek-merek China tetap menjadi penyumbang utama angka penjualan tersebut, terutama BYD, Wuling, hingga GAC Aion.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Biaya hidup rumah tangga di Selandia Baru naik 7,7 persen secara tahunan
Indonesia
•
27 Oct 2022

Minyak menguat setelah Saudi naikkan harga jual ke Asia dan AS
Indonesia
•
06 Dec 2021

Proyek ExxonMobil senilai 10 miliar dolar AS catat kemajuan di China selatan
Indonesia
•
16 Feb 2023

Inalum produksi 243.000 ton aluminium pada 2021
Indonesia
•
21 Jan 2022


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
