
Rumania lanjutkan program bayi tabung untuk atasi penurunan angka kelahiran

Anak-anak mengikuti ajang balap sepeda di Bucharest, Rumania, pada 5 September 2021. (Xinhua/Gabriel Petrescu)
Program bayi tabung di Rumania dirancang untuk mendukung pasangan dan individu yang belum menikah, bertujuan untuk mengatasi penurunan tingkat kelahiran di negara tersebut, yang terus terjadi selama dua dekade terakhir.
Bucharest, Rumania (Xinhua/Indonesia Window) – Rumania akan melanjutkan program in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung nasionalnya tahun ini. Sama seperti tahun lalu, tahun ini negara itu mengalokasikan dana untuk 10.000 prosedur, demikian disampaikan Kementerian Keluarga, Pemuda, dan Kesetaraan Kesempatan Rumania pada Selasa (23/7).Program ini, yang dirancang untuk mendukung pasangan dan individu yang belum menikah, bertujuan untuk mengatasi penurunan tingkat kelahiran di negara tersebut, yang terus terjadi selama dua dekade terakhir.
Seorang bayi terlihat merangkak dalam kompetisi merangkak di National Village Museum di Bucharest, Rumania, pada 9 September 2017. (Xinhua/Gabriel Petrescu)
Seorang wanita mendorong kereta bayi sambil menggendong bayinya di sebuah taman saat hujan salju di Bucharest, Rumania, pada 7 Desember 2023. (Xinhua/Cristian Cristel)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pembangunan terowongan kabel lestarikan pohon berusia satu abad di Wuhan, China
Indonesia
•
17 Feb 2023

Petugas damkar ditembak mati saat berupaya padamkan karhutla di AS
Indonesia
•
01 Jul 2025

Feature – Anak-anak Gaza nikmati momen-momen kegembiraan kecil meski didera pengeboman Israel
Indonesia
•
18 Dec 2023

WMO: Tahun 2023 jadi tahun terpanas yang pernah tercatat
Indonesia
•
14 Jan 2024


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
