
Megaproyek kimia China-Arab Saudi mulai tahap konstruksi

Foto yang diabadikan pada 29 Maret 2023 ini menunjukkan upacara peletakan batu pertama dari sebuah proyek kimia berskala besar, sebuah inisiatif investasi bersama oleh China dan Arab Saudi, di Kota Panjin, Provinsi Liaoning, China timur laut. (Xinhua/Pan Yulong)
Proyek kimia China-Arab Saudi senilai 12,2 miliar dolar AS diharapkan menjadi basis industri petrokimia dan kimia murni kelas dunia di China, dengan kapasitas penyulingan minyak tahunan sebesar 15 juta ton, dan kapasitas produksi tahunan sebesar 1,65 juta ton etilena dan 2 juta ton P-xylene (Paraxylene/PX).
Shenyang, China (Xinhua) – Pembangunan sebuah proyek kimia berskala besar, yang merupakan inisiatif investasi bersama yang dilakukan oleh China dan Arab Saudi, dimulai di Kota Panjin, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada Rabu (29/3).Total investasi proyek ini senilai 83,7 miliar yuan atau sekitar 12,2 miliar dolar AS. Dari total itu, Saudi Aramco memegang 30 persen saham, sementara North Huajin Chemical Industries Group Corporation dan Panjin XinCheng Industrial Group masing-masing memegang 51 dan 19 persen.Setelah dioperasikan, proyek kimia China-Arab Saudi ini diharapkan menjadi basis industri petrokimia dan kimia murni kelas dunia di China.Perusahaan patungan Huajin Aramco Petrochemical Company (HAPCO) akan rampung pada 2025 dan diperkirakan memiliki kapasitas penyulingan minyak tahunan sebesar 15 juta ton, dan kapasitas produksi tahunan sebesar 1,65 juta ton etilena dan 2 juta ton P-xylene (Paraxylene/PX).Menurut Yan Zhe, Wakil Manajer Umum Norinco Group, perusahaan induk dari North Huajin Chemical Industries Group Corporation, setelah rampung proyek ini akan menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari 100 miliar yuan, dengan total laba lebih dari 10 miliar yuan dan pendapatan pajak lebih dari 20 miliar yuan."Kompleks ini merupakan landasan penting dari upaya kami untuk mendukung sektor hilir terintegrasi kelas dunia di sini di China," kata Mohammed Al-Qahtani, Wakil Presiden Eksekutif Saudi Aramco, pada upacara peletakan batu pertama.Kota Panjin telah membangun saluran laut dalam yang diperlebar berkapasitas 100.000 ton, sebuah dermaga minyak mentah berkapasitas 300.000 ton, dan pabrik pengolahan limbah dengan kapasitas pengolahan 60.000 ton per hari untuk mendukung proyek tersebut.Delapan dermaga tempat berlabuh dan jalur kereta api khusus telah disediakan untuk proyek tersebut.*1 yuan = 2.183 rupiah**1 dolar AS = 15.169 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Yuan digital yang beredar tembus 13,61 miliar yuan
Indonesia
•
25 Jan 2023

Modal asing masuk Indonesia 5,05 triliun rupiah dalam sepekan
Indonesia
•
15 Oct 2021

Perjanjian empat pihak tentang kabel listrik Laut Hitam ditandatangani di Rumania
Indonesia
•
18 Dec 2022

Inflasi Oktober 2022 lebih rendah dari prakiraan awal
Indonesia
•
01 Nov 2022


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
