
Beijing luncurkan pusat komputasi AI pertama

Sejumlah orang mengunjungi stan Huawei di area ekshibisi komprehensif dalam Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2020 di Beijing, ibu kota China, pada 8 September 2020. (Xinhua/Pan Siwei)
Pusat komputasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pertama Beijing menyediakan layanan daya komputasi, yang berbasis perangkat keras dan perangkat lunak AI Ascend, bagi kalangan bisnis dan lembaga penelitian.
Beijing, China (Xinhua) – Beijing meluncurkan pusat komputasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pertamanya, yakni Beijing Ascend AI Computing Center, untuk mendukung permintaan daya komputasi cerdas yang meningkat pesat di kota itu.Pusat komputasi AI tersebut didirikan bersama oleh pemerintah Distrik Mentougou, ZGC Group, dan Huawei.Pusat tersebut menyediakan layanan daya komputasi, yang berbasis perangkat keras dan perangkat lunak AI Ascend, bagi kalangan bisnis dan lembaga penelitian. Fasilitas ini telah memiliki 47 klien terdaftar dan menawarkan daya komputasi yang diproyeksikan mencapai lebih dari 248P.Pusat komputasi tersebut berencana untuk terus berkembang, dengan target skala daya komputasi jangka pendek 500P dan target jangka panjang 1.000P.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Wahana antariksa China Chang'e-6 dijadwalkan diluncurkan pada paruh pertama 2024
Indonesia
•
11 Jan 2024

Spesies tokek baru ditemukan di China
Indonesia
•
26 Jan 2024

Penelitian Australia ungkap pengurutan genom dapat selamatkan lebih banyak nyawa bayi baru lahir
Indonesia
•
11 Oct 2025

Universitas kedokteran di China akan kembangkan obat molekul kecil dengan komputasi kuantum
Indonesia
•
10 Aug 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
