
Ratusan ribu warga Afrika jadi korban perdagangan manusia, sindikat raup puluhan triliun rupiah per tahun

Ilustrasi. (Mitchel Lensink on Unsplash)
Nairobi, Kenya (Xinhua/Indonesia Window) – Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Selasa (28/7) memperingatkan bahwa ratusan ribu orang di seluruh Afrika telah menjadi korban perdagangan manusia oleh jaringan kriminal dan dipaksa terlibat dalam operasi penipuan daring yang menghasilkan keuntungan ilegal hingga miliaran dolar AS setiap tahun.
*1 dolar AS = 18.088 rupiah
IOM mengatakan jaringan perdagangan manusia semakin menargetkan para pencari kerja di Afrika Timur, Tanduk Afrika, dan Afrika bagian selatan, dengan memaksa para korban terlibat dalam kegiatan ilegal. Semua itu terjadi di tengah laporan bahwa warga negara Kenya, Ethiopia, dan negara-negara tetangga telah menjadi korban perdagangan manusia dan dibawa ke kompleks penipuan yang beroperasi di Asia.
"Teridentifikasinya warga Afrika Timur di antara para korban yang diselamatkan dari kompleks penipuan menunjukkan bahwa perdagangan manusia untuk kejahatan paksa tidak lagi menjadi ancaman yang jauh. Jaringan kriminal secara aktif menargetkan para pencari kerja di kawasan kami dengan janji palsu mengenai pekerjaan di luar negeri," kata Frantz Celestin, direktur regional IOM untuk Afrika Timur, Tanduk Afrika, dan Afrika Bagian Selatan, dalam pernyataan yang dirilis di Nairobi, ibu kota Kenya.
Menjelang Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia yang diperingati pada 30 Juli dengan tema ‘Terjebak di Balik Penipuan’ (Trapped Behind the Scam), IOM mengatakan bahwa meningkatnya ancaman tersebut menyoroti bagaimana jaringan kriminal terorganisasi mengeksploitasi harapan orang-orang yang mencari peluang kerja di luar negeri.
IOM mengatakan bahwa selama periode 2022 hingga 2025, pihaknya telah membantu lebih dari 3.500 korban perdagangan manusia untuk kejahatan paksa di seluruh Asia Tenggara. Para korban tersebut berasal dari 39 negara, dengan jumlah terbesar berasal dari Indonesia, India, Sri Lanka, Ethiopia, Kenya, dan Bangladesh.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Korban tewas gempa dahsyat Venezuela naik jadi 920 orang, 50.000 masih hilang
Indonesia
•
27 Jun 2026

Eskalasi militer berlanjut, korban tewas di wilayah pesisir Suriah bertambah jadi 237 orang
Indonesia
•
08 Mar 2025

Aksi penembakan di dekat Gedung Putih, satu tersangka tewas dan satu warga terkena tembakan
Indonesia
•
24 May 2026

Masjidil Haram ditutup setelah sholat Isha hingga Subuh
Indonesia
•
05 Mar 2020


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
