
RCEP dan BRI dongkrak perkembangan sosial-ekonomi dan perdagangan Kamboja

Foto dari udara yang diabadikan pada 24 Juni 2022 ini menunjukkan proyek Jalan Bebas Hambatan Phnom Penh-Sihanoukville di Provinsi Kampong Speu, Kamboja. (Xinhua/Li Zhen)
"Regional Comprehensive Economic Partnership tidak hanya mempromosikan integrasi ekonomi regional yang lebih besar, tetapi juga menggarisbawahi komitmen yang tak tergoyahkan dari semua negara anggota untuk perdagangan bebas dan multilateralisme."
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua) – Perjanjian perdagangan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) dan Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI) memainkan peran penting dalam mendongkrak perkembangan sosial-ekonomi dan perdagangan Kamboja, kata sejumlah pejabat Di Phnom Penh pada Jumat (6/1).Kao Kosal, Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Promosi Perdagangan di Kementerian Perdagangan Kamboja, mengatakan RCEP, Perjanjian Perdagangan Bebas Kamboja-China (Cambodia-China Free Trade Agreement/CCFTA), dan BRI membangun fondasi yang kuat bagi Kamboja dan China untuk memperluas kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi."Semua itu telah dan akan terus mendatangkan keuntungan besar bagi perkembangan sosial-ekonomi Kamboja untuk jangka panjang," katanya dalam forum bisnis Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan dan Kamboja yang digelar di Phnom Penh."BRI menciptakan mesin baru untuk pertumbuhan ekonomi global," ujarnya. "Bagi Kamboja, BRI memainkan peran penting dalam membantu mendongkrak pembangunan infrastruktur serta pertumbuhan ekonomi dan perdagangan."
Foto dari udara yang diabadikan pada 16 Juli 2022 ini menunjukkan proyek Jalan Bebas Hambatan Phnom Penh-Sihanoukville di Provinsi Preah Sihanouk, Kamboja. (Xinhua/Li Zhen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga batu bara acuan Agustus tembus 130,99 dolar AS per ton
Indonesia
•
04 Aug 2021

Taiwan akan produksi CPU komputer Windows seluruh dunia
Indonesia
•
03 Aug 2020

Harga minyak naik, pasar pantau turunnya pasokan dari Rusia dan Libya
Indonesia
•
21 Apr 2022

Neraca perdagangan Indonesia surplus 4,37 miliar dolar AS pada September 2021
Indonesia
•
15 Oct 2021


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
