
UNHCR: Ribuan warga mengungsi dari Lebanon ke Suriah seiring berlanjutnya serangan udara Israel

Warga yang mengungsi dari Lebanon terlihat di perlintasan perbatasan Jdeidat Yabous di area pedesaan di Damaskus, Suriah, pada 24 September 2024. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Ribuan keluarga Lebanon dan Suriah mengungsi dari Lebanon ke Suriah saat serangan udara Israel terus berlanjut.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Ribuan keluarga Lebanon dan Suriah mengungsi dari Lebanon ke Suriah saat serangan udara Israel terus berlanjut, demikian disampaikan Kantor Komisariat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Urusan Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR) pada Rabu (25/9).Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh badan pengungsi PBB tersebut, ratusan kendaraan terjebak dalam antrean di area perbatasan Suriah, dengan banyak orang tiba dengan berjalan kaki sambil membawa barang apa pun yang bisa mereka bawa. Rombongan besar, yang meliputi wanita, anak-anak, dan bayi, dilaporkan mengantre usai bermalam di luar ruangan di tengah suhu yang sangat dingin. "Beberapa orang menderita luka baru akibat pengeboman belum lama ini," imbuh pernyataan tersebut.
Warga yang mengungsi dari Lebanon terlihat di perlintasan perbatasan Jdeidat Yabous di area pedesaan di Damaskus, Suriah, pada 24 September 2024. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UNHCR: Pengungsi internal di Somalia tembus 420.000 orang dalam 10 bulan pertama 2024
Indonesia
•
22 Nov 2024

22 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza
Indonesia
•
11 Nov 2024

Pejabat PBB peringatkan tragedi yang masih berlangsung di Gaza, desak tindakan segera
Indonesia
•
06 Apr 2024

Pakar kesehatan sarankan tinggalkan diet ketat
Indonesia
•
11 Jan 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
