
Presiden Sri Lanka sebut rupee akan menguat usai pemerintah capai kesepakatan ‘bailout’ IMF

Konsumen membeli aneka produk di sebuah pasar di Kolombo, Sri Lanka, pada 10 Maret 2023. (Xinhua/Gayan Sameera)
Rupee Sri Lanka secara bertahap akan menguat terhadap dolar AS setelah negara itu mencapai kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF).
Kolombo, Sri Lanka (Xinhua) – Rupee Sri Lanka secara bertahap akan menguat terhadap dolar AS setelah negara itu mencapai kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF), demikian diungkapkan Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe saat berpidato di sebuah acara di Kolombo.IMF akan menyetujui paket dana talangan (bailout) senilai 2,9 miliar dolar AS untuk negara tersebut pada Senin (27/3), menurut Nandalal Weerasinghe, gubernur bank sentral Sri Lanka.Wickremesinghe mengatakan begitu Sri Lanka menerima dana IMF tersebut, negara itu dapat mulai merestrukturisasi utang luar negerinya, seraya menambahkan bahwa rupee akan diperdagangkan di level antara 185 hingga 200 rupee per dolar AS.Dia melanjutkan bahwa Sri Lanka berharap akan mendapatkan jangka waktu hingga 10 tahun untuk membayar utang yang ditanggungnya. Dikatakannya, Sri Lanka akan menstabilkan ekonomi dan memiliki surplus anggaran pada 2026.Sri Lanka telah memulai negosiasi terkait dana talangan ini dengan badan pemberi pinjaman internasional tersebut pada 2022 lalu setelah negara Asia Selatan itu dilanda krisis ekonomi yang parah.*1 dolar AS = 15.372Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak melonjak didorong prospek lebih banyak sanksi baru terhadap Rusia
Indonesia
•
05 Apr 2022

Feature - Indonesia raih penghargaan The New Destination Champion Award 2026 by LA LISTE
Indonesia
•
29 Nov 2025

Studi sebut mobil listrik buatan China akan kuasai 25 persen pasar UE pada 2024
Indonesia
•
13 Apr 2024

Kapal pesiar pertama buatan China mulai uji coba pelayaran
Indonesia
•
19 Jul 2023


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
