
Produsen mobil China SAIC Motor laporkan penjualan yang kuat pada 2022

Para karyawan bekerja di lini perakitan basis Lingang milik produsen otomotif SAIC Motor Company di Shanghai, China timur, pada 23 April 2022. (Xinhua/Chen Jianli)
SAIC Motor China menempati peringkat pertama di China selama 17 tahun berturut-turut dalam hal penjualan kendaraan, mencapai lebih dari 5,3 juta unit pada 2022.
Shanghai, China (Xinhua) – Penjualan raksasa otomotif China, SAIC Motor, mencapai lebih dari 5,3 juta unit kendaraan pada 2022, menempati peringkat pertama di China selama 17 tahun berturut-turut, demikian menurut data statistik dari perusahaan itu.Pada 2022, merek-merek kendaraan milik SAIC Motor menjual hampir 2,79 juta unit kendaraan, terhitung 52,5 persen dari total penjualannya. Sementara itu, di kategori mobil penumpang, merek-merek milik SAIC Motor berhasil mencapai rekor penjualan 839.000 unit.Selama periode itu, SAIC Motor menjual lebih dari 1,07 juta kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV), naik 46,5 persen secara tahunan (year on year/yoy).Penjualan luar negeri perusahaan itu mencapai 1,02 juta kendaraan pada 2022, naik 45,9 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat pertama di antara perusahaan mobil dalam negeri selama tujuh tahun berturut-turut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China Energy laporkan rekor produksi listrik untuk H1 2023
Indonesia
•
26 Jul 2023

Wawancara – Arab Saudi targetkan tarik 5 juta wisatawan China pada 2030
Indonesia
•
08 May 2024

Minyak reli, penarikan persediaan AS kurangi kekhawatiran atas Omicron
Indonesia
•
23 Dec 2021

Kota pesisir Fethiye di Turkiye siap sambut wisatawan China
Indonesia
•
12 Jan 2023


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
