
Fokus Berita – Pondok tahfizh Miftahul Jannah Akbar luluskan 22 penghafal Al Qur’an

Mudir (kepala sekolah) Pondok Tahfizh Miftahul Jannah Akbar, Ustadz Dhiahulhaq, menyampaikan sambutan pada upacara Wisuda Pelepasan Santri Angkatan ke-4 dan Pemberian Sanad Al-Qur’an Pondok Tahfizh Miftahul Jannah Akbar, di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Ahad (14/7/2024). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Sanad dalam menghafal Al Qur’an sangat penting karena sanad bagian dari agama Islam dan itu kekhususan dari Umat Islam, yang juga menunjukkan kualitas atau kredibilitas tertinggi dari cabang ilmu Al Qur’an.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Pondok tahfizh Miftahul Jannah Akbar (MJA) yang berlokasi di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini telah meluluskan 22 santri setingkat sekolah menengah atas, yang telah berhasil menyelesaikan proses belajar dan menghafal Al Qur’an selama tiga tahun.“Sebagian besar santri telah menyelesaikan menghafalkan Al Qur’an secara keseluruhan 30 juz, dan sebagian yang lain belum,” ujar mudir (kepala sekolah) Pondok Tahfizh Miftahul Jannah Akbar, Ustadz Dhiahulhaq, usai upacara Wisuda Pelepasan Santri Angkatan ke-4 dan Pemberian Sanad Al-Qur’an Pondok Tahfizh Miftahul Jannah Akbar, di Cisarua, Jawa Barat, Ahad (14/7).Di antara 22 santri penghafal Al Qur’an tersebut, lanjutnya, ada satu orang lulusan yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz dengan meraih ‘sanad’.“Sanad dalam Al Qur'an adalah silsilah atau jalur riwayat bacaan Al Qur'an yang bersambung riwayat tersebut sampai Rasulullah (ﷺ),” tutur Ust Dhiahulhaq, seraya menekankan bahwa sanad dalam tahfizhul Qur’an (menghafal Al Qur’an) sangat penting karena sanad bagian dari agama kita dan itu kekhususan dari Umat Islam.“Sanad juga menunjukkan kualitas atau kredibilitas tertinggi dari cabang ilmu Al Qur’an dalam Islam. Pemberian sanad Al Qur'an adalah pemberian ijazah bacaan hafalan Al Qur’an yang mutqin atau terbaik dengan jalur periwayatan dari murid ke gurunya, hingga bersambung periwayatan tersebut ke Rasulullah (ﷺ),” imbuhnya.
Muhammad Rafi Athallah (kiri) menerima ijazah sanad Al-Qur'an dari Direktur Tahfizh Miftahul Jannah Akbar, Syekh Ammar bin Ahmad Al-Wushobi Al-Yamani (kanan), pada upacara Wisuda Pelepasan Santri Angkatan ke-4 dan Pemberian Sanad Al-Qur’an Pondok Tahfizh Miftahul Jannah Akbar, di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Ahad (14/7/2024). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Upacara Wisuda Pelepasan Santri Angkatan ke-4 dan Pemberian Sanad Al-Qur’an Pondok Tahfizh Miftahul Jannah Akbar, di Cisarua, Jawa Barat, Ahad (14/7/2024). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah Australia akan batasi akses terhadap teknologi yang rentan disalahgunakan
Indonesia
•
03 Sep 2025

Laporan WHO: Virus influenza A dominasi musim flu global yang tengah berlangsung
Indonesia
•
12 Dec 2025

Cristiano Ronaldo jadi atlet dengan bayaran tertinggi sedunia sejak bergabung dengan Al-Nassr
Indonesia
•
05 May 2023

Tangga baja menuju desa di puncak tebing di China catat rekor Guinness
Indonesia
•
11 Dec 2024


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
