Rusia dan Iran sepakat perdalam kerja sama

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov (kanan) berjabat tangan dengan Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian dalam konferensi pers bersama usai pembicaraan di Moskow pada 29 Maret 2023. (Sumber: Kementerian Luar Negeri Rusia)
Sanksi ilegal Amerika Serikat dan para sekutunya terhadap Rusia dan Iran tak berpengaruh pada perdagangan kedua negara yang mencapai rekor 4,86 miliar dolar AS tahun lalu, meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan pada 2021.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov dan Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian pada Rabu (29/3) sepakat untuk melanjutkan upaya bersama guna lebih meningkatkan kerja sama praktis.Perhatian khusus diberikan pada penguatan hubungan perdagangan, ekonomi, dan investasi, serta pada implementasi proyek-proyek utama di sektor energi nuklir, bahan bakar, dan transportasi, ujar Lavrov dalam konferensi pers bersama usai menggelar pembicaraan dengan Amir-Abdollahian.Terlepas dari sanksi ilegal Amerika Serikat (AS) dan para sekutunya, perdagangan Rusia-Iran mencapai rekor 4,86 miliar dolar AS tahun lalu, meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan pada 2021, ungkap Lavrov.Berbicara soal isu-isu internasional dan regional, Lavrov mengungkapkan bahwa "kedua belah pihak telah menegaskan kembali penolakan kami terhadap kebijakan destruktif Barat yang bertujuan mengganti hukum internasional dan arsitektur yang berpusat pada Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan 'tatanan berbasis aturan' AS."Moskow dan Teheran meyakini tidak ada alternatif untuk kesepakatan nuklir Iran dan dunia masih menunggu pihak AS untuk kembali melaksanakan kewajibannya berdasarkan pakta tersebut, imbuh Lavrov.Pada konferensi pers itu, Amir-Abdollahian mengungkapkan bahwa pembicaraan kedua belah pihak berjalan dengan "sangat baik," seraya menambahkan bahwa Iran dan Rusia telah membuat kemajuan signifikan dalam mengembangkan hubungan bilateral di berbagai bidang.*1 dolar AS = 15.094 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Perselisihan JCPOA tunjukkan AS tak tertarik "tatanan berbasis aturan"
Indonesia
•
14 Jul 2023

Kabinet perang Israel instruksikan tim negosiasi untuk lanjutkan perundingan soal pembebasan sandera
Indonesia
•
24 May 2024

India dan China perlemah kesepakatan iklim tentang penggunaan batu bara
Indonesia
•
14 Nov 2021

Dalam sehari, UNIFIL deteksi 1.500 lebih serangan lintas batas Israel-Lebanon
Indonesia
•
15 Oct 2024
Berita Terbaru

Iran akan anggap setiap langkah militer AS sebagai tindakan perang
Indonesia
•
30 Jan 2026

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026
