
Sekolah Jakarta Taipei School kembangkan tiga bahasa, raih banyak penghargaan internasional

Babak final kompetisi Bahasa Inggris World Scholar's Cup (WSC) di Yale, Amerika Serikat, pada 2-8 November 2023. Sekolah JTS berhasil menyelesaikan babak final dengan meraih 14 medali emas dan 26 perak. (Sekolah JTS)
Sekolah Jakarta Taipei School (JTS) yang menekankan pengembangan tiga bahasa, yaitu Bahasa Mandarin, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia, telah mendorong institusi pendidikan ini untuk meraih sejumlah penghargaan melalui banyak kompetisi internasional.
Jakarta (Indonesia Window) – Sekolah Jakarta Taipei School (JTS) yang menekankan pengembangan tiga bahasa, yaitu Bahasa Mandarin, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia, telah mendorong institusi pendidikan ini untuk meraih sejumlah penghargaan melalui banyak kompetisi internasional.Para siswa JTS selalu didorong untuk berpartisipasi dalam kompetisi bahasa yang digelar baik di dalam maupun luar negeri, ujar Kepala sekolah JTS, Chang Chin Fu, dalam keterangan pers tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.Kerja keras tim pengajar di JTS telah meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris para siswa secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. “Hal ini terlihat dari kemampuan siswa dalam bersaing dengan sekolah-sekolah internasional di seluruh dunia,” ujarnya.Sementara itu, Kepala Departemen Bahasa Internasional JTS, Chen Yu An, menyatakan bahwa kemampuan bahasa siswa perlu dibangun sejak dini.Dia menerangkan, guru Bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar JTS, Ms. Yuliana dan Ms. Katitah, mengajar dengan metode yang menarik sehingga mendorong tumbuhnya kepercayaan diri pada anak-anak didik untuk menguasai Bahasa Inggris.Di tingkat menengah pertama, lanjutnya, guru Bahasa Inggris Ms. Emmely menggunakan sistem project dan laporan untuk meningkatkan kemampuan penggunaan bahasa secara efektif dan fleksibel.Sementara guru-guru di tingkat menengah atas, Ms. Anning dan Ms. Roditha, membimbing para siswa untuk berfokus pada mengasah keterampilan ujian akademis Bahasa Inggris.Upaya para guru JTS tercermin pada hasil kompetisi siswa yang sangat memuaskan.Pada tahun 2023, JTS kembali mengikuti kompetisi Bahasa Inggris World Scholar's Cup (WSC). Kompetisi ini mencakup debat tim, penulisan esai, dan kuis pilihan ganda menyeluruh dalam enam mata pelajaran.Di WSC, JTS berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Kompetisi ini diawali dari tingkat regional di Jakarta, lalu dilanjutkan ke tingkat global di Bangkok, Thailand, dan puncak kompetisi digelar di Yale, Amerika Serikat pada pada 2-8 november 2023.Di tingkat global di Bangkok, sebanyak 3.500 peserta dari 40 negara bersaing, dengan JTS memperoleh peringkat ke-2 di kategori beregu senior yang diwakili oleh Lovienna, Raphael, dan Samuel dengan total lima piala, 83 medali emas, dan 76 medali perak dari seluruh tim. Sementara itu, prestasi individu berhasil diraih oleh siswa SMA, Samuel Tristan, yang berada di peringkat ke- 2 kategori debat individu dan peringkat ke-3 dalam kategori Top Scholar, setelah bersaing dengan 2.700 peserta di kelompok ini.Pada babak final di Yale, JTS berhasil menyelesaikan babak final dengan meraih 14 medali emas dan 26 perak. Dua tim dari JTS, yakni tim junior yang terdiri atas Chloe, Anzih, serta Elaine, dan tim senior, yakni Olivia, Aptana, Natasya, serta Michelle berhasil meraih 14 medali emas dan 26 medali perak. Mereka bersaing dengan 3.900 siswa dari 50 negara.Berbagai prestasi yang telah diraih oleh para siswa Jakarta Taipei School tidak lepas dari dukungan pihak sekolah, para guru dan staf sekolah, serta orangtua anak-anak didik.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB: Konflik paksa 880.000 lebih orang mengungsi di Lebanon dan picu memburuknya ketahanan pangan
Indonesia
•
22 Nov 2024

Jumlah ‘single-person household’ yang bekerja di Korsel catat rekor tertinggi pada 2023
Indonesia
•
19 Jun 2024

Laporan AP sebut narapidana hasilkan lebih dari 250 juta dolar AS untuk Alabama sejak tahun 2000
Indonesia
•
26 Dec 2024

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza tembus 70.000 jiwa
Indonesia
•
01 Dec 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
