
Tradisi kerajinan pernis kuno tetap lestari di Bagan, Myanmar

Seorang pria membuat ukiran pada barang pernisan di sebuah bengkel kerja di Bagan, Myanmar, pada 24 Agustus 2024. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Seni kerajinan pernis, satu dari 10 ragam seni dan kerajinan tradisional Myanmar (Ten Flowers), telah dikenal sejak periode Bagan.
Yangon, Myanmar (Xinhua/Indonesia Window) – Kerajinan pernis (lacquerware) Myanmar memiliki tradisi yang panjang. Seni itu terutama berkembang di Bagan, Myanmar bagian tengah, yang melestarikan kerajinan tersebut sebagai warisan budaya.Mar Mar Shwe (47), pemilik toko Shwe Yati Lacquerware di Bagan, bertutur, "Keluarga kami telah mengelola bisnis kerajinan pernis ini selama lebih dari 70 tahun, mewariskannya dari generasi ke generasi. Kami berkomitmen untuk melestarikan seni ini sebagai cara untuk mendukung kerajinan tangan tradisional Myanmar.""Ketika orang-orang membayangkan kerajinan pernis, mereka mengasosiasikannya dengan Bagan, tempat seni ini berasal. Bagan merupakan sentra kerajinan pernis, dan dari sini, kami mendistribusikan produk kami ke tempat-tempat lain," imbuhnya.
Seorang wanita membuat ukiran pada barang pernisan di sebuah bengkel kerja di Bagan, Myanmar, pada 24 Agustus 2024. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Seorang pria mengerjakan barang pernisan di sebuah bengkel kerja di Bagan, Myanmar, pada 24 Agustus 2024. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China akan tingkatkan ekonomi perak di tengah populasi yang menua
Indonesia
•
11 Mar 2024

PBB peringatkan memburuknya kelaparan di tengah kesenjangan pendanaan di Sudan dan sekitarnya
Indonesia
•
21 Feb 2024

Feature – Malnutrisi dan kelangkaan bahan bakar ancam nyawa bayi-bayi prematur di Gaza
Indonesia
•
08 Jul 2024

COVID-19 - Pejabat kesehatan Abu Dhabi jalani uji klinis vaksin
Indonesia
•
08 Aug 2020


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
