
Pria kulit hitam di AS kerap jadi korban pembunuhan polisi yang sedang tidak bertugas

Para petugas polisi berjaga-jaga di Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 31 Desember 2022. (Xinhua/Li Rui)
Pria kulit hitam merupakan korban paling umum dari pembunuhan yang dilakukan oleh polisi yang sedang tidak bertugas di Amerika Serikat (AS), sementara pria kulit putih (25,2 persen) dan pria Hispanik (11,2 persen) merupakan korban terbanyak kedua dan ketiga.
New York City, AS (Xinhua) – Pria kulit hitam merupakan korban paling umum dari pembunuhan yang dilakukan oleh polisi yang sedang tidak bertugas di Amerika Serikat (AS), seperti dilaporkan YaleNews pada Rabu (7/6), mengutip sebuah studi baru yang dirilis dalam jurnal Health Services Research.Dalam sebuah analisis terhadap 242 insiden ketika warga dibunuh oleh polisi yang sedang tidak bertugas, yang terjadi antara 2013 dan 2021, sebuah tim peneliti menemukan bahwa hampir 40 persen korban merupakan pria kulit hitam. Sementara itu, pria kulit putih (25,2 persen) dan pria Hispanik (11,2 persen) merupakan korban terbanyak kedua dan ketiga.Studi tersebut, yang berdasar pada informasi basis data Mapping Police Violence dan laporan berita Media Cloud, juga mengungkapkan bahwa kehadiran polisi yang sedang tidak bertugas sering kali menimbulkan eskalasi situasi konfrontatif. Banyak insiden terjadi ketika polisi yang sedang tidak bertugas tengah melakukan pekerjaan sampingan sebagai staf keamanan, dan para polisi tersebut sering kali mengaburkan informasi mengenai keterlibatan mereka dalam situasi yang berujung pada kematian."Temuan tersebut menunjukkan perlunya peraturan yang lebih konkret dan pertimbangan yang lebih mendalam mengenai peran polisi saat tidak bertugas," papar laporan tersebut.Di saat semakin banyak penelitian mengevaluasi berbagai aspek dalam aktivitas kepolisian (policing), tindakan polisi saat tidak bertugas masih belum banyak diketahui, tambah laporan itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

LSPR Institute jalin kerjasama dengan Media Group Network
Indonesia
•
27 Oct 2022

784 orang dirawat di rumah sakit pascagempa bumi di Gansu, China
Indonesia
•
22 Dec 2023

Sekjen PBB prihatin atas insiden penembakan massal di California, AS
Indonesia
•
24 Jan 2023

Uni Afrika nyatakan keprihatinan atas pelanggaran berat hak-hak anak di Afrika
Indonesia
•
18 Dec 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
