
Korban tewas akibat serangan udara Israel di Gaza bertambah jadi 232

Asap mengepul saat serangan udara Israel yang menargetkan sebuah bangunan tempat tinggal di Gaza City pada 7 Oktober 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Serangan udara Israel di Gaza, Palestina, dilakukan sebagai respons atas serangan roket sebelumnya oleh Gerakan Perlawanan Islam (Hamas).
Gaza, Palestina (Xinhua) – Jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di Gaza bertambah menjadi 232 orang, dengan 1.697 orang lainnya luka-luka, demikian menurut laporan terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza pada Sabtu (7/10).Serangan udara tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan roket sebelumnya oleh Gerakan Perlawanan Islam (Hamas).Militer Israel mengonfirmasi bahwa militan Palestina telah meluncurkan hampir 3.000 roket ke Israel, dan puluhan militan telah menyusup ke Israel selatan.Hamas, kelompok militan yang menguasai Jalur Gaza, mengeklaim telah menangkap sejumlah perwira dan tentara Israel, seraya menambahkan bahwa mereka ditahan di "tempat yang aman."
Foto yang diabadikan pada 7 Oktober 2023 ini menunjukkan sebuah bangunan yang dihantam roket di Tel Aviv, Israel. (Xinhua/JINI/Gideon Markowicz)
Warga Palestina menaiki kendaraan militer Israel di Gaza City pada 7 Oktober 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Burj Khalifa gedung tertinggi di dunia
Indonesia
•
13 Feb 2021

Feature – Petualangan akademis seorang antropolog budaya asal Kuba di China
Indonesia
•
05 Jun 2024

Nepal berhasil tingkatkan jumlah harimau, tapi dianggap terlalu banyak
Indonesia
•
18 Jan 2025

UNICEF: 84 persen rumah tangga Lebanon tak mampu penuhi kebutuhan dasar
Indonesia
•
25 Aug 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
