
Lebih dari 120 spesies burung tinggal di Shanghai Disney Resort

Foto yang diabadikan pada 3 April 2023 ini menunjukkan kawanan burung di Wishing Star Park di Shanghai Disney Resort di Shanghai, China timur. (Xinhua)
Shanghai Disney Resort merupakan titik untuk menghabiskan musim dingin yang paling dekat dengan daerah perkotaan dan memiliki jumlah angsa dan bebek liar terbanyak.
Shanghai, China (Xinhua) – Dalam rangka Pekan Cinta Burung Shanghai ke-42, Shanghai Disney Resort pada Sabtu (8/4) mengumumkan bahwa 121 spesies burung dapat diamati di Wishing Star Park milik taman hiburan tersebut.Sejak 2015, Shanghai Disney Resort telah menggelar kegiatan mengamati burung setiap bulannya di Wishing Star Park, yang menyediakan banyak habitat musim dingin bagi burung yang bermigrasi. Taman tersebut merupakan titik untuk menghabiskan musim dingin yang paling dekat dengan daerah perkotaan dan memiliki jumlah angsa dan bebek liar terbanyak.Sebelumnya, kegiatan pengamatan burung diadakan di taman tersebut pada 16 Februari 2023, dengan total 36 spesies burung yang dapat diamati. Burung ke-121 yang baru ditemukan, Glareola maldivarum, ditemukan pada kegiatan pengamatan burung pada 20 Oktober tahun lalu. Burung tersebut memiliki panjang tubuh 20 hingga 28 sentimeter, paruh yang pendek, ujung sayap yang panjang, ekor berwarna hitam, dan bagian pinggang berwarna putih. Bulu di bawah sayapnya berwarna merah kecoklatan dan terlihat jelas saat terbang. Gemar menangkap serangga di udara, kebiasaan terbang dan habitat burung ini sangat mirip dengan burung layang-layang domestik, yaitu lebih menyukai lahan terbuka, rawa-rawa, dan sawah.
Foto yang diabadikan pada 27 Februari 2023 ini menunjukkan kawanan burung di Wishing Star Park di Shanghai Disney Resort di Shanghai, China timur. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Total area budi daya padi hibrida di China bertambah jadi 600 juta hektare
Indonesia
•
13 Oct 2023

Reaktor pirolisis ubah plastik jadi energi
Indonesia
•
21 Oct 2019

Penelitian sebut oksidasi mikroba signifikan kurangi emisi metana di lautan
Indonesia
•
04 Dec 2022

IoT berbasis ‘drone’ bantu pantau ekosistem Dataran Tinggi Qinghai-Tibet
Indonesia
•
01 Feb 2023


Berita Terbaru

Peneliti China kembangkan baterai lithium-sulfur baru untuk bantu ‘drone’ terbang lebih jauh
Indonesia
•
12 May 2026

Aplikasi AI Libra dukung aktivitas korporasi dan bisnis
Indonesia
•
12 May 2026

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026
