
Mesir temukan sisa peninggalan benteng militer periode Ptolemeus dan Romawi di Sinai

Foto tak bertanggal ini menunjukkan sisa-sisa peninggalan benteng militer dan unit-unit hunian bagi para prajurit yang berasal dari periode Ptolemeus dan Romawi di Provinsi Sinai Utara, Mesir. Sebuah misi arkeologi Mesir menemukan sisa-sisa peninggalan tersebut di Provinsi Sinai Utara, kata Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (3/5). (Xinhua/Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir)
Sisa-sisa peninggalan benteng militer dan unit-unit hunian bagi para prajurit yang berasal dari periode Ptolemeus dan Romawi ditemukan di Provinsi Sinai Utara, Mesir.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah misi arkeologi Mesir menemukan sisa-sisa peninggalan benteng militer dan unit-unit hunian bagi para prajurit yang berasal dari periode Ptolemeus dan Romawi di Provinsi Sinai Utara, papar Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir.Menurut pernyataan kementerian yang dirilis pada Sabtu (3/5), temuan ini digali di situs bersejarah Tell Abu Seify, sebuah lokasi yang memiliki nilai strategis di masa purbakala. Periode Ptolemeus di Mesir berlangsung dari tahun 332 SM hingga 30 SM, diikuti oleh era Romawi, yang berlangsung hingga tahun 395 Masehi.Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang desain dan fungsi benteng militer timur selama dua era tersebut, serta signifikansi Tell Abu Seify sebagai pusat industri dan militer terkemuka, urai pernyataan itu.
Foto tak bertanggal ini menunjukkan sisa-sisa peninggalan benteng militer dan unit-unit hunian bagi para prajurit yang berasal dari periode Ptolemeus dan Romawi di Provinsi Sinai Utara, Mesir. Sebuah misi arkeologi Mesir menemukan sisa-sisa peninggalan tersebut di Provinsi Sinai Utara, kata Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (3/5). (Xinhua/Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti kembangkan pemetaan berpresisi dengan pendekatan AI untuk pengobatan kanker paru-paru
Indonesia
•
14 Oct 2025

China kembangkan perangkat sterilisasi UVC anti virus corona
Indonesia
•
06 Aug 2021

Studi: Pemutihan karang berdampak pada 98 persen Great Barrier Reef Australia
Indonesia
•
06 Nov 2021

Studi: Pemanis buatan mungkin terkait dengan risiko penyakit jantung
Indonesia
•
09 Sep 2022


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
