
China akan bangun sistem pemantauan lingkungan ekologis modern

Seorang staf memeriksa pengoperasian sistem pengujian air otomatis di Anhui CAS Intelligent Environmental Testing Technology Service Co., Ltd. di China Environment Valley di Hefei, Provinsi Anhui, China timur, pada 17 Januari 2024. (Xinhua/Zhang Duan)
Sistem pemantauan lingkungan ekologis modern akan memainkan peran penting dalam pengendalian polusi, penanganan polusi, konservasi ekologi, dan respons terhadap perubahan iklim.
Beijing, China (Xinhua) – China berencana membangun sistem pemantauan lingkungan ekologis modern yang diperkirakan akan memainkan peran penting dalam pengendalian polusi, penanganan polusi, konservasi ekologi, dan respons terhadap perubahan iklim.Sistem baru ini akan meningkatkan standar pengumpulan data yang autentik, akurat, komprehensif, dan baru secara tepat waktu, menurut pernyataan pers Kementerian Ekologi dan Lingkungan Hidup China pada Sabtu (16/3).
Foto dari udara yang diabadikan pada 21 Juli 2022 ini menunjukkan gletser dan danau di daerah sumber Sungai Yangtze di Provinsi Qinghai, China barat laut. Lingkungan ekologi di Taman Nasional Sanjiangyuan di Provinsi Qinghai, China barat laut, terus mengalami perbaikan sejak taman itu didirikan pada 2021, dengan kapasitas konservasi air meningkat lebih dari 6 persen setiap tahunnya, menurut laporan perkembangan taman itu yang dirilis belum lama ini. Setiap tahun, Taman Nasional Sanjiangyuan mengalirkan lebih dari 60 miliar meter kubik air tawar berkualitas tinggi ke hilir, dan cakupan padang rumput serta hasil panen rumput di taman tersebut meningkat masing-masing lebih dari 11 persen dan 30 persen, ungkap laporan itu. (Xinhua/Zhang Long)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

AI tingkatkan konservasi burung di danau air tawar terbesar di China
Indonesia
•
25 Nov 2023

Studi ungkap temuan baru pada evolusi telinga tengah mamalia
Indonesia
•
07 Dec 2023

COVID-19 – Ilmuwan kaitkan penularan COVID-19 dan genetika
Indonesia
•
01 Jul 2020

Ilmuwan China kembangkan metode keselamatan sistem swakemudi
Indonesia
•
18 Mar 2023


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
