
COVID – Antrean panjang di rumah sakit saat musim dingin jadi kenormalan baru di AS

Tenaga kesehatan membawa seorang pasien ke rumah sakit di New York, Amerika Serikat, pada 13 Desember 2021. (Xinhua/Wang Ying)
Sistem perawatan kesehatan AS kemungkinan tidak dapat membendung serangan berkepanjangan virus SARS-CoV-2, yang berpadu dengan influenza dan patogen musiman lain, yakni respiratory syncytial virus (RSV), karena telah membebani kemampuan sistem tersebut dalam merawat berbagai penyakit serius lainnya.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Saat Amerika Serikat (AS) memasuki kondisi musim dingin penuh COVID ketiganya, sejumlah pejabat memperingatkan bahwa berlanjutnya penyebaran virus corona dalam lanskap penyakit dapat berarti lonjakan kasus penyakit cuaca dingin musiman yang brutal dan bertahan lama selama beberapa tahun mendatang, ungkap sebuah laporan dari harian The Washington Post.Hal itu akan mengakibatkan sejumlah rumah sakit kewalahan untuk memberikan perawatan pada situasi darurat non-COVID dan tidak dapat menyediakan pengobatan yang menyelamatkan nyawa dan tepat waktu kepada para pasien, imbuh laporan yang dipublikasikan pada Rabu (11/1) tersebut.Musim dingin biasanya menjadi masa kritis bagi rumah sakit karena penyebaran influenza dan patogen musiman lain, yakni respiratory syncytial virus (RSV). Saat ini, SARS-CoV-2 telah berpadu dengan kedua penyakit itu untuk membentuk kombinasi trio patogen yang jumlah kasusnya melonjak pada bulan-bulan dingin, urai laporan tersebut.Koordinator respons COVID-19 Gedung Putih Ashish Jha menyampaikan bahwa sistem perawatan kesehatan AS kemungkinan tidak dapat membendung serangan virus yang berkepanjangan itu, yang membebani kemampuan sistem tersebut dalam merawat berbagai penyakit serius lainnya, kata laporan itu lebih lanjut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

CNN: Anak-anak pribumi Amerika dikirim ke lebih banyak sekolah asrama tempat asimilasi paksa
Indonesia
•
07 Sep 2023

Subvarian baru virus corona JN.1 menyebar cepat di AS, picu kekhawatiran
Indonesia
•
22 Dec 2023

Populasi Malaysia diperkirakan naik 1,9 persen, jadi 34,1 juta jiwa pada 2024
Indonesia
•
01 Aug 2024

Prof. Dr. Yolanda Masnita Kembali Jabat Dekan FEB Universitas Trisakti
Indonesia
•
07 Jan 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
