
AS dan Jerman akan kirim kendaraan tempur untuk Ukraina

Foto kombo ini menunjukkan Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri) dan Kanselir Jerman Olaf Scholz. (Xinhua)
Sistem pertahanan rudal Patriot akan dikirimkan oleh Jerman untuk Ukraina, menyusul satu pengiriman senjata tersebut ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi Washington pada Desember 2022.
Washington, AS (Xinhua) – Amerika Serikat (AS) dan Jerman akan mengirim kendaraan tempur lapis baja untuk Ukraina buatan masing-masing dari kedua negara guna mendukung Kiev dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Rusia, demikian disampaikan Gedung Putih pada Kamis (5/1).Pengumuman itu disampaikan dalam sebuah pernyataan mengenai percakapan telepon antara Presiden AS Joe Biden dan Kanselir Jerman Olaf Scholz sebelumnya pada hari yang sama.Dalam percakapan telepon itu, Biden menyatakan niatnya untuk memasok Ukraina dengan Bradley Infantry Fighting Vehicle (BFV), kendaraan tempur lapis baja beroda rantai yang digunakan untuk membawa pasukan ke medan perang. Biden tidak memerinci berapa banyak kendaraan itu yang akan dikirim ke Ukraina.Sementara itu, Scholz mengatakan Jerman siap menyediakan Marder Infantry Fighting Vehicle bagi Ukraina, ungkap pernyataan itu. AS dan Jerman akan melatih pasukan Ukraina tentang cara mengoperasikan masing-masing kendaraan yang diberikan kepada Ukraina.
Presiden AS Joe Biden (kanan) bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, pada 21 Desember 2022. (Xinhua/Liu Jie)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Izin sholat di Raudhoh Masjid Nabawi akan dikeluarkan sebulan sekali
Indonesia
•
11 Jan 2022

Tujuh warga Palestina dan seorang polisi Israel tewas di Tepi Barat
Indonesia
•
08 Jan 2024

China akan lanjutkan upaya tanpa henti untuk penyelesaian masalah Palestina
Indonesia
•
01 Nov 2023

Material nuklir Iran masih terkubur di bawah reruntuhan fasilitas yang dibom
Indonesia
•
14 Sep 2025


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
