
Jubir Kemenlu China: Penyelesaian isu di perbatasan China-India jadi kepentingan kedua pihak

Bunga bermekaran di Taman Amrit Udyan yang berlokasi di Rashtrapati Bhawan (Istana Kepresidenan) menjelang datangnya musim semi di New Delhi, India, pada 31 Januari 2024. (Xinhua/Javed Dar)
Situasi di perbatasan China-India menjadi kepentingan bersama China dan India, dan diharapkan kedua negara dapat secepatnya menemukan solusi bagi masalah perbatasan terkait yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
Beijing, China (Xinhua) – Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Wang Wenbin pada Rabu (13/3) mengatakan bahwa penyelesaian segera situasi di perbatasan China-India menjadi kepentingan bersama China dan India, seraya menambahkan bahwa diharapkan kedua negara dapat secepatnya menemukan solusi bagi masalah perbatasan terkait yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.Wang menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah konferensi pers harian saat menanggapi laporan media mengenai pernyataan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar baru-baru ini mengenai kondisi hubungan India dan China saat ini.Baik China maupun India percaya bahwa penyelesaian segera situasi di perbatasan China-India menjadi kepentingan bersama kedua negara, ungkap Wang.Dikatakan Wang, China berharap kedua pihak akan mengikuti pemahaman bersama antara para pemimpin kedua negara dan semangat perjanjian yang relevan, menjaga komunikasi melalui saluran diplomatik dan militer, serta secepatnya menemukan solusi bagi masalah perbatasan terkait yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.China telah beberapa kali menegaskan bahwa masalah perbatasan tersebut tidak mewakili keseluruhan hubungan China-India, dan hal ini harus ditempatkan secara tepat dalam hubungan bilateral serta dikelola dengan baik, kata Wang.China berharap India akan bekerja pada arah yang sama dengan China, melakukan pendekatan terhadap hubungan bilateral dari sudut pandang strategis dan jangka panjang, ujar Wang. Kedua pihak harus meningkatkan rasa saling percaya serta menghindari kesalahpahaman dan kesalahan penilaian, meningkatkan dialog dan kerja sama serta menghindari menciptakan hambatan, menangani perbedaan dengan baik, dan menghindari menciptakan perselisihan, imbuh Wang."Dengan cara ini, kita akan membawa hubungan bilateral ke jalur perkembangan yang sehat dan stabil," tuturnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Perang Iran bikin militer AS kewalahan, 12 kapal perusak dan 2 kapal induk hadapi krisis logistik
Indonesia
•
03 Sep 2026

Uni Eropa usut kegagalan Italia batasi penggunaan plastik sekali pakai
Indonesia
•
25 May 2024

Rumah lelang Christie's tepis tuduhan penjualan Al-Qur'an termahal di dunia
Indonesia
•
31 Aug 2020

Hujan lebat picu kenaikan air sungai di atas batas peringatan di China timur laut
Indonesia
•
08 Aug 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
