Badan-badan bantuan sebut konflik perburuk situasi kemanusiaan di Somalia

Foto dari udara yang diabadikan pada 5 Februari 2023 ini menunjukkan rumah-rumah darurat di kamp IDP Sirmaqabe di pinggiran Mogadishu, ibu kota Somalia. (Xinhua/Hassan Bashi)
Situasi keamanan di Somalia semakin memburuk dengan konflik yang mempersulit organisasi kemanusiaan untuk mengakses populasi yang paling membutuhkan bantuan.
Mogadishu, Somalia (Xinhua) – Konflik yang sedang berlangsung di Somalia memperburuk situasi kemanusiaan, mempersulit organisasi kemanusiaan untuk mengakses populasi yang paling membutuhkan bantuan, menurut sejumlah badan bantuan.Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan pada Ahad (5/3) malam waktu setempat di Mogadishu, ibu kota Somalia, badan-badan lokal dan internasional di bawah naungan Konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Somalia mengungkapkan 185.000 orang yang baru saja kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran di Las Anod di Somalia utara membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak."Jutaan orang terancam. Tidak ada waktu untuk menunggu. Jika tidak segera meningkatkan bantuan kemanusiaan, kematian terkait kelaparan kemungkinan akan setinggi kematian akibat kelaparan pada 2011-2012 di Somalia, ketika 260.000 orang meninggal, separuh dari mereka adalah anak-anak," ujar Nimo Hassan, direktur Konsorsium LSM Somalia, memperingatkan.Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Somalia sedang mengalami musim kemarau bersejarah selama lima tahun, situasi yang tidak pernah terjadi dalam lebih dari 40 tahun, dan musim hujan gagal keenam yang diperkirakan akan memaksa lebih banyak keluarga mengungsi, di saat negara tersebut dibayangi kelaparan.
Para pengungsi menunggu distribusi makanan dari sebuah LSM setempat di Distrik Baidoa, Somalia, pada 20 Januari 2023. (Xinhua/Abdi)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Ayuba Suleiman Diallo, budak Afrika yang mulia
Indonesia
•
22 Nov 2019

Telaah – Perundingan gencatan senjata mandek, masa depan Gaza terombang-ambing (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
04 Mar 2025

Malaysia akan putuskan penggunaan medis ganja sebelum akhir tahun
Indonesia
•
10 Sep 2022

Kesenjangan upah berdasarkan gender meningkat menjadi 15,8 persen di Taiwan
Indonesia
•
22 Feb 2022
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026
