
PBB umumkan 17 juta dolar AS untuk bantuan kekeringan di Ethiopia utara

Warga setempat mengangkut jeriken dengan gerobak keledai di Distrik Gode, Negara Bagian Somali, Ethiopia, pada 1 September 2017. (Xinhua/Michael Tewelde)
Situasi kelaparan di Ethiopia utara terus memburuk menyusul kekeringan baru yang semakin intensif, dengan lebih dari 10 juta orang di seluruh negara Afrika tersebut diperkirakan akan membutuhkan bantuan pangan selama musim paceklik pada Juli hingga September.
PBB (Xinhua) – Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (27/2) mengungkapkan bahwa kepala badan bantuan dunia itu telah mengalokasikan 17 juta dolar AS untuk membantu meringankan krisis kelaparan yang dipicu kekeringan dan memburuknya situasi kelaparan di Ethiopia utara.Jumlah anggaran yang diumumkan oleh wakil sekretaris jenderal Martin Griffiths dari Dana Tanggap Darurat Pusat (Central Emergency Response Fund/CERF) ini mencerminkan keprihatinan yang mendalam atas dampak kekeringan akibat El Nino yang memengaruhi wilayah Afar, Amhara, dan Tigray, menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA)."Kerawanan pangan akan semakin parah dalam beberapa bulan ke depan," ungkap OCHA. "Saat kekeringan baru semakin intensif, lebih dari 10 juta orang di seluruh Ethiopia diperkirakan akan membutuhkan bantuan pangan selama musim paceklik pada Juli hingga September."Badan kemanusiaan PBB menyebut bahwa kekeringan sebelumnya dan konflik yang sedang berlangsung terus menimbulkan dampak, dengan banjir yang diperkirakan akan membawa kesulitan lebih lanjut.OCHA mengatakan ada kesempatan singkat untuk mencegah dampak terburuk pada komunitas yang dihantam kesulitan beruntun, termasuk konflik di Etiopia utara pada 2020 hingga 2022."Sangat penting kiranya alokasi CERF terbaru ini ditindaklanjuti dengan pendanaan tambahan dari para donor," kata kantor tersebut. "Berkat kemurahan hati dan upaya mereka bagi pemerintah Ethiopia, sekitar 6,6 juta orang telah dijangkau bantuan pangan dan uang tunai."Meski demikian, OCHA menegaskan bahwa lebih banyak sumber daya masih sangat diperlukan.Dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan respons pangan dan nonpangan kemanusiaan di seluruh Ethiopia, badan kemanusiaan PBB bersama pemerintah Ethiopia pada Senin (26/2) meluncurkan permohonan untuk respons tahun ini, meminta dana sebesar 3,24 miliar dolar AS guna memenuhi kebutuhan 15,5 juta orang yang membutuhkan bantuan tahun ini.*1 dolar AS = 15.655 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Italia diperkirakan alami musim liburan terhangat dalam 50 tahun
Indonesia
•
26 Dec 2022

Populasi anak di Jepang terus turun dalam 42 tahun terakhir
Indonesia
•
06 May 2023

Kantor pos Prancis terbitkan prangko khusus Tahun Baru Imlek
Indonesia
•
16 Jan 2023

Ratusan pengguna gabung komunitas mobil listrik BYD di Indonesia
Indonesia
•
28 Aug 2024


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
