
China temukan situs kota prasejarah tertua di hilir Sungai Yangtze

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 5 Mei 2025 ini menunjukkan arus lalu lintas di Jembatan Sungai Yangtze Nanjing di Nanjing, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua/Yang Suping)
Situs kota prasejarah tertua di China yang pernah ditemukan hingga saat ini di hilir Sungai Yangtze di Provinsi Jiangsu, China timur, berasal dari sekitar 6.000 tahun silam.
Nanjing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim arkeolog menemukan situs kota prasejarah tertua di China yang pernah ditemukan hingga saat ini di hilir Sungai Yangtze di Provinsi Jiangsu, China timur, yang berasal dari sekitar 6.000 tahun silam, menurut institut peninggalan budaya dan arkeologi provinsi tersebut.Terletak di sebelah barat Desa Doushan di Xibei, Kota Wuxi, situs itu mencakup area seluas sekitar 250.000 meter persegi dan sebagian besar terdiri atas berbagai peninggalan dari Budaya Majiabang di Zaman Neolitik dan Budaya Songze yang muncul setelahnya. Hingga saat ini, luas area sekitar 16.000 meter persegi telah diekskavasi.Tembikar yang digali dari parit situs itu kebanyakan merupakan tembikar pasir merah, dengan sebagian besar bentuknya mencakup wadah masak, tungku berkaki tiga (tripod), dan mangkuk, yang merupakan ciri khas budaya Majiabang."Analisis kami menunjukkan bahwa situs Kota Doushan kemungkinan memiliki dua lapisan pertahanan," urai Zhou Runken, kepala tim arkeologi itu yang juga wakil direktur institut peninggalan budaya dan arkeologi provinsi tersebut. Menggunakan analisis radiokarbon, arang, dan benih tumbuhan yang digali dari parit situs itu berasal dari sekitar 6.000 tahun silam.Lebih dari 140 makam budaya Songze juga ditemukan, yang berisi berbagai barang pemakaman termasuk kapak giok, kapak batu, tripod tembikar, cangkir tembikar, dan kendi tembikar bermulut lebar. Beberapa makam milik individu berstatus tinggi berisi lebih dari 20 barang pemakaman, yang menunjukkan tingginya status sosial sang pemilik, menurut tim peneliti.Situs kota budaya Majiabang di Doushan juga merupakan salah satu situs kota prasejarah paling tua di China. Situs itu memiliki nilai akademis yang signifikan terkait penelitian terhadap asal-usul peradaban China, menurut sejumlah pakar.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Populasi Taiwan turun dari tahun ke tahun di bulan Juni
Indonesia
•
08 Jul 2022

Telaah – Seberapa parah bencana kelaparan di Gaza?
Indonesia
•
24 Aug 2025

Gelombang panas di Eropa semakin dramatis dengan rekor suhu tinggi dalam sejarah
Indonesia
•
05 Jan 2023

Feature – Mahasiswi Indonesia raup pengalaman berharga selama kuliah di China
Indonesia
•
27 May 2026


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
