
California resmi akhiri status darurat COVID-19

Gubernur California Gavin Newsom berbicara kepada awak media di San Jose, California, Amerika Serikat, pada 26 Mei 2021. (Xinhua/Li Jianguo)
Status darurat COVID-19 di California, negara bagian terpadat di Amerika Serikat, resmi berakhir pada Selasa (28/2), hampir tiga tahun setelah Gubernur Gavin Newsom mengeluarkan perintah tetap tinggal di rumah (stay-at home) pertama di seluruh negara bagian itu.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Status darurat COVID-19 di California, negara bagian terpadat di Amerika Serikat (AS), resmi berakhir pada Selasa (28/2), hampir tiga tahun setelah Gubernur Gavin Newsom mengeluarkan perintah tetap tinggal di rumah (stay-at home) pertama di seluruh negara bagian itu.Pada Selasa, Newsom merilis sebuah maklumat untuk mengakhiri status darurat COVID-19 di negara bagian tersebut. Sejak Maret 2020, deklarasi status tersebut di seluruh California memberikan Newsom wewenang untuk menangguhkan atau mengubah undang-undang di California guna memerangi penyebaran COVID-19."Warga yang kehilangan nyawanya karena COVID, warga yang kehilangan tetangga dan orang-orang terkasih, kami berduka dan masih merasakan kesedihan mendalam karenanya," ujar Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan California Mark Ghaly. "Namun, untuk sampai pada titik ini, titik di mana kami merasa siap untuk mencabut status darurat agar dapat melangkah maju, itu merupakan hal besar bagi warga California di seluruh negara bagian ini."Pada situasi pandemik saat ini, kebanyakan orang memiliki semacam imunitas terhadap COVID-19 yang diperoleh dari vaksinasi atau infeksi, maupun keduanya, kata Dean Blumberg, kepala penyakit menular anak di Universitas California, Davis."Risiko terkena penyakit parah saat ini rendah namun bukan nol," imbuh Blumberg.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kemenparekraf-LSPR institute gelar kompetisi pariwisata digital nasional
Indonesia
•
04 Jul 2021

Feature – Musim salju tiba, warga nikmati musim dingin di China timur laut
Indonesia
•
26 Dec 2022

Penembakan massal terburuk dalam sejarah Swedia tewaskan 10 orang di sekolah
Indonesia
•
06 Feb 2025

Peneliti temukan fosil manusia 500.000 tahun lalu, dinamakan Homo bodoensis
Indonesia
•
29 Oct 2021


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
