
Studi: Lemak perut bagian dalam picu penuaan lebih cepat, tak bergantung pada berat badan

Ilustrasi. (Towfiqu barbhuiya on Unsplash)
Lemak viseral dapat memengaruhi proses penuaan melampaui ukuran umum obesitas.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Tim peneliti di Australia menemukan bahwa kadar lemak viseral (visceral) yang lebih tinggi, yang tersimpan jauh di bagian dalam perut, berkaitan dengan percepatan proses penuaan biologis dan seluler pada orang dewasa paruh baya.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity itu menemukan bahwa lemak viseral dapat memengaruhi proses penuaan melampaui ukuran umum obesitas, demikian menurut pernyataan dari University of Western Australia (UWA) yang dirilis pada Senin (29/6).
Para peneliti UWA menganalisis data dari hampir 4.800 partisipan berusia 45 hingga 69 tahun dan menemukan bahwa lemak viseral yang lebih banyak terkait dengan percepatan penuaan biologis baik pada pria maupun wanita, terlepas dari kadar lemak tubuh secara keseluruhan, indeks massa tubuh, lingkar pinggang, dan faktor gaya hidup.
Pada perempuan, lemak viseral yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan panjang telomer yang lebih pendek, yang merupakan sebuah penanda utama penuaan seluler, seperti ditunjukkan oleh studi tersebut.
"Lemak viseral bersifat aktif secara metabolik, mengeluarkan berbagai protein proinflamasi yang berkontribusi terhadap peradangan sistemik dan stres metabolik," ujar Adjunct Associate Professor UWA Zhu Kun, sekaligus salah satu penulis studi itu.
Temuan-temuan ini menyoroti pentingnya menargetkan lemak perut untuk mendukung penuaan yang lebih sehat, kata para peneliti, seraya menyebutkan bahwa lemak viseral dapat diukur menggunakan teknologi pencitraan yang sudah banyak digunakan dalam pemindaian kepadatan tulang rutin.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Vitamin D3 lebih baik daripada vitamin D2
Indonesia
•
01 Mar 2022

Spesies karang baru ditemukan di lepas pantai barat Skotlandia
Indonesia
•
05 Feb 2022

COVID-19 - Tahap dua uji vaksin Rusia selesai 3 Agustus
Indonesia
•
18 Jul 2020

COVID-19 – Ilmuwan kaitkan penularan COVID-19 dan genetika
Indonesia
•
01 Jul 2020


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
