Suriah dan Iran teken MOU kerja sama dalam kunjungan presiden Raisi

Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan Presiden Iran Ebrahim Raisi yang sedang berkunjung menandatangani nota kesepahaman (memorandums of understanding/MOU) pada Rabu (3/5/2023) untuk kerja sama jangka panjang dan komprehensif di berbagai bidang. (Xinhua Global Service)
Suriah dan Iran akan "diuntungkan dengan perubahan peta ekonomi dunia dan pergeseran keseimbangan secara bertahap ke bagian Timur, yang akan membebaskan perekonomian internasional dari dominasi Barat dan, sebagai akibatnya, blokade (sanksi ekonomi negara-negara Barat) secara bertahap akan kehilangan pengaruhnya."
Damaskus, Suriah (Xinhua) – Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan Presiden Iran Ebrahim Raisi yang sedang berkunjung menandatangani nota kesepahaman (memorandums of understanding/MOU) pada Rabu (3/5) untuk "kerja sama jangka panjang dan komprehensif" di berbagai bidang, demikian dilaporkan kantor berita negara Suriah, SANA.MOU tersebut mencakup kerja sama di banyak bidang, di antaranya adalah perminyakan, komunikasi, penerbangan sipil, perkeretaapian, dan pertanian.Menyusul penandatanganan MOU, seperti dikutip dari pernyataan Assad, bahwa pembicaraan dengan Raisi sebagian besar berpusat pada isu-isu ekonomi. Assad mengatakan sejumlah proyek yang sedang dibahas akan memberikan dorongan kuat bagi hubungan bilateral dengan menyiapkan mekanisme pertukaran perdagangan dan investasi guna mengurangi dampak dari sanksi Barat.Menurut Assad, kedua negara akan "diuntungkan dengan perubahan peta ekonomi dunia dan pergeseran keseimbangan secara bertahap ke bagian Timur, yang akan membebaskan perekonomian internasional dari dominasi Barat dan, sebagai akibatnya, blokade (sanksi ekonomi negara-negara Barat) secara bertahap akan kehilangan pengaruhnya."Sementara itu, Raisi mengatakan dirinya dan Assad membahas pengembangan hubungan bilateral di segala domain, seraya menekankan bahwa "kami bertekad untuk mengembangkan hubungan dengan semua negara kawasan."Raisi, yang merupakan presiden Iran pertama yang mengunjungi Suriah sejak konflik Suriah pecah pada 2011, memuji kemenangan Suriah yang dapat bangkit dari konflik selama 12 tahun.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Media sebut Mesir desak Israel tarik pasukan dari perlintasan Rafah demi lanjutkan operasi bantuan
Indonesia
•
04 Jun 2024

Pengembangan kota kelahiran Arab Saudi Diriyah dimulai 2020
Indonesia
•
20 Nov 2019

Trump umumkan gencatan senjata antara Israel dan Iran
Indonesia
•
24 Jun 2025

Dewan pemerintah Jerman sebut pencapaian target iklim mundur dari rencana
Indonesia
•
24 Aug 2023
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
