
Syekh Yusuf Al-Qaradhawi meninggal di usia 96 tahun

Cendekiawan Muslim terkemuka kelahiran Mesir Yusuf Al-Qaradhawi, yang juga mantan kepala Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (International Union of Muslim Scholars/IUMS), menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (26/9/2022) di usia 96 tahun, menurut informasi yang di-posting melalui akun Twitter resminya.
Syekh Yusuf Al-Qaradhawi meninggal dalam usia 96 tahun. Pada tahun 2015 dia diadili dan dijatuhi hukuman mati secara in absentia di Mesir. Dia lalu tinggal di pengasingan di Qatar sejak 2013, dan diberikan kewarganegaraan Qatar.
Jakarta (Indonesia Window) – Cendekiawan Muslim terkemuka kelahiran Mesir Yusuf Al-Qaradhawi, yang juga mantan kepala Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (International Union of Muslim Scholars/IUMS), menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin pada usia 96 tahun, menurut informasi yang di-posting melalui akun Twitter resminya.Putranya, Abdul Rahman Yusuf Al-Qaradhawi, membenarkan kabar tersebut di akun Twitter-nya.Cendekiawan Muslim tersebut sebelumnya berada di pengasingan dari Mesir sebelum revolusi 2011 yang menggulingkan mantan Presiden Hosni Mubarak.Syekh Qaradhawi yang merupakan pemimpin spiritual gerakan atau kelompok Ikhwanul Muslimin, sangat kritis terhadap kudeta yang menggulingkan presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis, Mohamed Morsi, pada 2013.Al-Qaradhawi tidak dapat kembali ke Mesir setelah penggulingan Morsi karena penentangannya terhadap Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi.Pada tahun 2015, Syekh Al-Qaradhawi diadili dan dijatuhi hukuman mati secara in absentia di Mesir.Syekh Al-Qaradhawi lalu tinggal di pengasingan di Qatar sejak 2013, dan diberikan kewarganegaraan Qatar.Syekh Qaradhawi telah menerbitkan lebih dari 120 buku, termasuk karya berjudul ‘Yang Sah dan Terlarang dalam Islam’ dan ‘Islam: Peradaban Masa Depan’.Semasa hidupnya, dia juga telah menerima delapan penghargaan internasional atas kontribusinya pada keilmuan Islam, dan dianggap sebagai salah satu cendekiawan Islam paling berpengaruh di masa ini.Tokoh-tokoh yang mempengaruhi pemikiran dan gagasannya, termasuk Ibnu Taymiyyah, Ibnu Qayyim, Sayyid Rashid Rida, Hassan Al-Banna, Abul Hasan Ali Hasani Nadwi, Abul A'la Maududi dan Naeem Siddiqui.Syekh Qaradhawi terkenal karena programnya ‘Syariah dan Kehidupan’ yang disiarkan di Al-Jazeera, yang diperkirakan memiliki pemirsa 40–60 juta di seluruh dunia.Dia juga dikenal melalui IslamOnline, sebuah situs jejaring yang didirikan pada 1997 dengan bantuannya, di mana Qaradhawi menjabat sebagai kepala ulama.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Umroh pada pembukaan tahap pertama hanya tiga jam per jamaah
Indonesia
•
25 Sep 2020

COVID-19 – WHO rilis piagam keselamatan pekerja kesehatan
Indonesia
•
18 Sep 2020

Singapura hapus 1.288 produk kesehatan ilegal dari platform daring
Indonesia
•
28 Jun 2025

COVID-19 – AS mulai evaluasi antivirus pada orang dewasa yang dirawat
Indonesia
•
16 Feb 2023


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
