
Tak tahu kapan akhiri perang Iran, Trump minta warga AS bersiap hadapi kenaikan harga bensin

Seorang pria mengisi bahan bakar mobil di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di New York, Amerika Serikat, pada 31 Maret 2026. (Xinhua/Zhang Fengguo)
Negosiasi antara Iran dan AS mengalami kebuntuan, Trump meminta warga AS bersiap mengeluarkan lebih banyak biaya dalam membeli bensin.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (23/4) mengeklaim bahwa dirinya tidak "terburu-buru" untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama berpekan-pekan antara AS-Israel dengan Iran karena negosiasi mengalami kebuntuan, sembari meminta warga AS agar bersiap mengeluarkan lebih banyak biaya dalam membeli bensin "untuk sementara waktu."
"Saya tidak ingin terburu-buru," kata Trump kepada awak media di Gedung Putih, seraya menambahkan bahwa warga AS harus bersiap membayar lebih mahal akibat kenaikan harga, dengan imbalan berupa "Iran tanpa senjata nuklir."
"Saya mungkin orang yang paling tidak merasa tertekan yang pernah berada dalam posisi ini. Saya punya waktu (yang tak terbatas) di Dunia ini, tetapi tidak bagi Iran... Waktu terus berjalan!" tulis Trump di Truth Social pada Kamis pagi. "Waktu tidak berpihak pada mereka!"
Dia menegaskan bahwa setiap kesepakatan damai dengan Iran harus disepakati sesuai syarat-syarat AS dan jadwal yang ditentukan olehnya. "Kesepakatan hanya akan tercapai jika waktunya tepat dan menguntungkan bagi AS, sekutu-sekutu kami dan, bahkan, seluruh dunia," tulisnya.
Trump pada Rabu (22/4) menyatakan bahwa "tidak ada jangka waktu" untuk mengakhiri perang dan tidak ada "tekanan waktu" terhadap gencatan senjata yang dia perpanjang pada Selasa (21/4) maupun terkait perundingan yang mengalami kebuntuan.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Rabu menyebutkan bahwa tidak ada "tenggat waktu yang pasti" bagi Teheran untuk mengajukan proposal kesepakatan damai dengan Washington.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Australia sebut situasi kemanusiaan di Gaza lampaui "ketakutan terburuk dunia"
Indonesia
•
26 Jul 2025

Trump tarik kembali undangan untuk PM Kanada gabung Dewan Perdamaian
Indonesia
•
23 Jan 2026

DK PBB gagal adopsi resolusi perihal gencatan senjata di Gaza
Indonesia
•
18 Oct 2023

Tenggat waktu penarikan mendekat, tentara Israel berencana akan tetap berada di Lebanon Selatan
Indonesia
•
15 Feb 2025


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
