
Studi ungkap cara bunga matahari maksimalkan penyerapan sinar matahari secara kolektif

Orang-orang berjalan di ladang bunga matahari dalam Festival Bunga Matahari 2024 di Caledon, Ontario, Kanada, pada 27 Juli 2024. (Xinhua/Zou Zheng)
Tanaman bunga matahari "menari" selama proses pertumbuhannya agar tidak menutupi bunga matahari lainnya dan memaksimalkan penyerapan sinar matahari.
Yerusalem (Xinhua/Indonesia Window) – Tim peneliti dari Israel dan Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa tanaman bunga matahari "menari" selama proses pertumbuhannya agar tidak menutupi bunga matahari lainnya dan memaksimalkan penyerapan sinar matahari, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Universitas Tel Aviv (Tel Aviv University/TAU) pada Senin (19/8).Menurut studi-studi sebelumnya, ketika bunga matahari ditanam secara berdekatan dan saling menutupi, bunga itu akan tumbuh dengan pola zig-zag, bergerak maju dan mundur, agar tidak saling menutupi dan mengoptimalkan paparan sinar matahari, sehingga meningkatkan fotosintesis kolektif.Dalam studi terbaru tersebut, tim peneliti dari TAU dan Universitas Colorado Boulder mengeksplorasi bagaimana bunga matahari ‘mengetahui’ cara untuk tumbuh yang dapat memaksimalkan penyerapan sinar matahari bagi seluruh kelompoknya.Para peneliti menanam bunga matahari di sebuah area dengan kepadatan tinggi, memotret pertumbuhannya setiap beberapa menit, dan menyusun foto-foto menjadi video time-lapse.Melalui kuantifikasi dan simulasi komputer, tim peneliti tersebut mendemonstrasikan bahwa pergerakan acak ini membantu bunga matahari untuk secara kolektif tidak saling menutupi.Para peneliti mengamati bahwa rentang ‘gerakan’ bunga matahari sangat bervariasi, mulai gerakan minimal sampai pergerakan hingga dua sentimeter ke berbagai arah setiap beberapa menit.Para peneliti menyimpulkan bahwa bunga matahari menggunakan gerakan-gerakan yang kecil dan lambat serta besar dan cepat untuk menemukan pengaturan optimal bagi kelompoknya.Mereka menemukan bahwa jika rentang pergerakan bunga matahari lebih kecil atau lebih besar, kondisi di mana bunga-bunga saling menutupi akan mengalami peningkatan, sementara fotosintesis akan berkurang.Para peneliti mengibaratkan perilaku tersebut seperti pesta dansa yang ramai, di mana para penari bergerak untuk menciptakan ruang tanpa mengganggu satu sama lain.
Foto dari udara yang diabadikan pada 15 Juli 2023 ini menunjukkan sebuah keluarga beranggotakan empat orang bersenang-senang di ladang bunga matahari di Provinsi Ankara, Turkiye. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim peneliti Indonesia buat baterai LFP dari limbah industri besi dan baja
Indonesia
•
20 Apr 2026

Dokter dari Suriah ciptakan alat rekonstruksi rahang bawah dan dagu secara otomatis
Indonesia
•
09 Dec 2022

Studi ungkap sawar darah-otak dapat perlambat pertumbuhan tumor dengan batasi nutrien
Indonesia
•
25 Nov 2025

Industri penyimpanan energi baru tumbuh pesat di tengah transisi hijau China
Indonesia
•
25 May 2024


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
