
Ahli bahasa asal Spanyol sebut belajar bahasa Mandarin buka banyak peluang

Orang-orang mengamati beragam karya seni dalam pameran seni kontemporer China bertajuk "Fluyendo naturalmente" di Pusat Kebudayaan China di Madrid, Spanyol, pada 16 April 2024. (Xinhua/Gustavo Valiente)
Teknik teater dan budaya menjadi metode bagi Modesto Corderi untuk mengajar bahasa Mandarin di sebuah kota di Spanyol barat laut.
Madrid, Spanyol (Xinhua) – Melalui kelas-kelas yang menerapkan teknik teater dan aktivitas budaya, Modesto Corderi, yang mengajar bahasa Mandarin di sebuah kota di Spanyol barat laut, berniat untuk mengirimkan pesan penuh semangat bahwa belajar bahasa Mandarin dapat membuka banyak peluang."Dalam hal pengajaran bahasa, kami mencoba untuk membuatnya sangat praktis sehingga orang-orang dapat melihat bahwa belajar bahasa Mandarin dapat membuka banyak peluang," ujar Corderi, seorang profesor di Sekolah Bahasa Umum di Kota Coruna, dalam sesi wawancara dengan Xinhua baru-baru ini.Untuk memperingati Hari Bahasa Mandarin PBB, yang jatuh pada 20 April, dia diundang oleh markas besar PBB untuk memberikan konferensi virtual tentang penggunaan teater dalam pengajaran bahasa Mandarin sebagai bahasa asing untuk orang dewasa.Corderi, yang merupakan lulusan Universitas Bahasa dan Budaya Beijing, menekankan bahwa teater membantu para pelajar untuk "menghafal, berlatih, bersenang-senang, dan menggunakan bahasa."Sebagai contoh, pada level pemula, dia memainkan apa yang disebut sebagai "permainan bandara," dengan para siswa berperan menjadi pelancong. Sementara untuk tingkat yang lebih mahir, ruang kelas diubah menjadi sebuah tempat seleksi untuk layanan berbagi tumpangan Didi di China atau bahkan untuk sebuah film."Dengan memberi mereka peran, para pelajar akan berbicara lebih banyak," kata Corderi.
Penduduk setempat menikmati teh di halaman rumah mereka di sebuah hutong di dekat Menara Drum dan Menara Lonceng di Beijing, ibu kota China, pada 12 Juni 2023. (Xinhua/Chen Zhonghao)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kapal yang angkut 37 migran tanpa dokumen tenggelam di perairan Malaysia
Indonesia
•
13 May 2026

Thailand-China luncurkan program pelatihan gabungan untuk talenta ‘e-commerce’
Indonesia
•
08 Mar 2023

Bebek karet ‘kembali’ ke Korsel untuk hibur hati masyarakat di kala pandemik
Indonesia
•
07 Oct 2022

Alam dan manusia dalam penanganan banjir Jabodetabek
Indonesia
•
13 Jan 2020


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
