
China akan tingkatkan standar pemeriksaan paten di industri baru

Foto yang diabadikan pada 19 Oktober 2023 ini menunjukkan basis manufaktur baterai energi baru dan baterai penyimpanan daya yang didanai oleh raksasa baterai China, Contemporary Amperex Technology Co., Ltd. (CATL), di Kawasan Baru Guian, Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Shi Zhaochang)
Teknologi baterai solid-state secara global pada Mei 2023 mencatat jumlah permohonan paten mencapai 20.798, dengan 7.640 di antaranya tercatat di China, atau setara dengan 36,7 persen.
Beijing, China (Xinhua) – China akan terus meningkatkan standar pemeriksaan paten di berbagai bidang baru dan bentuk industri baru untuk memfasilitasi pemberian paten bagi teknologi ramah lingkungan dan rendah karbon serta industri-industri di masa depan, demikian disampaikan oleh Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional (National Intellectual Property Administration/NIPA) China pada Selasa (26/12).Teknologi-teknologi yang dipatenkan telah memberikan dukungan bagi percepatan pengembangan industri ramah lingkungan dan rendah karbon yang diwakili oleh kendaraan listrik, baterai lithium, dan sel surya, kata Shen Changyu, kepala NIPA, dalam sebuah konferensi pers.China merupakan salah satu sumber teknologi utama dunia di bidang baterai lithium, khususnya baterai solid-state, kata Shen.Hingga Mei tahun ini, jumlah permohonan paten teknologi kunci baterai solid-state global mencapai 20.798, dengan 7.640 di antaranya tercatat di China, atau setara dengan 36,7 persen, paparnya.Dalam lima tahun terakhir, rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan permohonan paten baterai solid-state di China mencapai 20,8 persen, menduduki peringkat pertama di dunia, tambahnya.NIPA akan memperkuat pengembangan paten bernilai tinggi untuk teknologi ramah lingkungan dan rendah karbon serta industri-industri di masa depan, mendukung pembangunan dan pengoperasian kumpulan paten untuk industri-industri tersebut, dan mendorong eksplorasi paten sumber terbuka, menurut Shen.NIPA juga akan meningkatkan perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) di berbagai bidang dan bentuk industri baru untuk menciptakan lingkungan bisnis dan lingkungan inovasi yang lebih baik, imbuh Shen.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China akan miliki 220 zona teknologi tinggi nasional pada 2025
Indonesia
•
15 Sep 2022

COVID-19 – Permen karet anti-virus corona Rusia bisa masuk sirkulasi sipil
Indonesia
•
26 Jun 2021

Sampah rumah tangga disulap jadi listrik hijau di Hunan, China
Indonesia
•
24 Apr 2026

Tim ilmuwan China identifikasi mekanisme tahan dingin pada buah kiwi
Indonesia
•
05 Mar 2023


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
