
Penerapan teknologi cerdas di sistem peradilan China jadi sorotan global

Foto yang diabadikan pada 4 Maret 2023 ini memperlihatkan Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Li Xin)
Teknologi kecerdasan buatan telah diterapkan secara luas di pengadilan China, dengan hampir 30 juta kasus litigasi telah diajukan melalui platform daring nasional, dan 5,04 juta sidang telah digelar via tautan video.
Beijing, China (Xinhua) – Penerapan teknologi cerdas secara luas di pengadilan membuat sistem peradilan China menonjol secara global, sebut sebuah laporan Mahkamah Agung Rakyat (Supreme People's Court/SPC) China pada Selasa (7/3).Pengadilan China membuat kemajuan penting dalam membangun ‘pengadilan cerdas’ selama lima tahun terakhir. Setelah teknologi kecerdasan buatan diterapkan ke semua aspek layanan pengadilan, semua layanan hukum dapat diakses melalui internet, dan semua proses hukum terbuka untuk umum sesuai dengan hukum, menurut laporan itu, yang diserahkan ke sesi Kongres Rakyat Nasional (National People's Congress/NPC) ke-14 yang sedang berlangsung untuk dibahas.Didukung oleh teknologi informasi dan inteligen, pengadilan China berhasil bertahan melewati dampak COVID-19. Sejak merebaknya COVID-19 pada awal 2020, hampir 30 juta kasus litigasi telah diajukan melalui platform daring nasional, dan 5,04 juta sidang telah digelar via tautan video, papar laporan tersebut."Sidang pengadilan dan penegakan putusan tidak pernah berhenti dan keadilan selalu ditegakkan," kata laporan itu.Teknologi informasi juga membantu meningkatkan transparansi pekerjaan pengadilan. Dari 2018 hingga 2022, sekitar 140 juta dokumen hukum dipublikasikan di situs jejaring dokumen pengadilan nasional dengan lebih dari 100 miliar kunjungan. Sementara itu, lebih dari 21 juta sidang disiarkan secara langsung (live-streaming).SPC memimpin dalam pengaturan penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam layanan pengadilan, yang menegaskan bahwa AI hanya dapat membantu tetapi tidak dapat menggantikan hakim manusia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tiga astronaut Shenzhou-19 masuki stasiun luar angkasa
Indonesia
•
31 Oct 2024

Satelit relai China beroperasi lancar, siap dukung misi Bulan global
Indonesia
•
20 May 2025

Peneliti ungkap potensi jamur 'Dark Septate Endophytes' untuk tingkatkan produktivitas lahan di Indonesia
Indonesia
•
01 Aug 2024

Studi jelaskan mengapa penguin yang terancam punah korbankan telur pertama dan erami telur kedua
Indonesia
•
13 Oct 2022


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
