
Regulator California sebut Tesla kelabui konsumen terkait teknologi ‘driver-assistance’

Foto yang diabadikan pada 15 April 2024 ini menunjukkan pemandangan di luar dealer Tesla di San Mateo, California, Amerika Serikat. (Xinhua/Li Jianguo)
Tesla melanggar UU negara bagian dengan menggunakan iklan yang menyesatkan untuk mempromosikan teknologi mengemudi berbantuan (driver-assistance) miliknya.
Sacramento, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Departemen Kendaraan Bermotor (Department of Motor Vehicles/DMV) California mengeluarkan sebuah keputusan yang menyebut bahwa Tesla telah melanggar undang-undang (UU) negara bagian dengan menggunakan iklan yang menyesatkan untuk mempromosikan teknologi mengemudi berbantuan (driver-assistance) miliknya.Keputusan itu menguraikan bahwa penggunaan istilah "autopilot" dan "Full Self-Driving Capability" oleh Tesla menyebabkan konsumen memercayai bahwa mobil buatan perusahaan itu dapat mengemudi sendiri tanpa bantuan manusia, menurut rilis berita DMV yang dipublikasikan pada Selasa (16/12).Seorang hakim hukum administrasi sebelumnya mengeluarkan keputusan usulan yang menyebut bahwa "seorang pelanggan yang rasional kemungkinan akan memercayai bahwa kendaraan dengan Full Self-Driving Capability dapat melaju dengan aman tanpa perhatian konstan dan penuh dari pengemudi manusia", sembari menambahkan bahwa "kepercayaan ini salah, baik dari segi teknologi maupun hukum".Menurut standar industri, sistem Full Self-Driving milik Tesla diklasifikasikan sebagai teknologi mengemudi berbantuan Level 2, yang berarti teknologi itu dapat membantu mengendalikan kemudi dan kecepatan, tetapi pengemudi harus selalu bersikap waspada dan siap mengambil alih kemudi.DMV telah memerintahkan Tesla untuk mengambil tindakan terkait isu ini dalam kurun waktu 60 hari, dan jika perusahaan itu gagal menindaklanjutinya, Tesla akan dikenai sanksi penangguhan lisensi dealer selama 30 hari.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China desak komunitas internasional dukung aspirasi kemerdekaan Palestina
Indonesia
•
19 Apr 2024

Berselisih dengan von der Leyen, Komisioner Eropa Thierry Breton mundur dari jabatan
Indonesia
•
18 Sep 2024

Iran gabung dengan Rusia dan China dalam badan keamanan SCO
Indonesia
•
15 Sep 2022

China dan Singapura bertekad tingkatkan kerja sama pragmatis
Indonesia
•
13 Nov 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
