
Tesla akan PHK hampir 2.700 karyawan di pabriknya di Texas, AS

Foto yang diabadikan pada 15 April 2024 ini menunjukkan suasana di luar diler Tesla di San Mateo, California, Amerika Serikat. (Xinhua/Li Jianguo)
Tesla mengeluarkan surat WARN kepada Departemen Tenaga Kerja Negara Bagian New York beberapa hari yang lalu, yang menyatakan bahwa produsen mobil listrik tersebut akan memberhentikan 285 karyawan di fasilitasnya di Buffalo, New York.
Houston, AS (Xinhua) – Tesla pada Juni mendatang akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hampir 2.700 karyawan di pabriknya di Austin, ibu kota Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS), menurut sebuah pemberitahuan yang diperoleh sejumlah kantor media pada Selasa (23/4).Menurut pemberitahuan tersebut, yang dikenal sebagai Pemberitahuan Penyesuaian dan Pelatihan Ulang Pekerja (Worker Adjustment and Retraining Notification/WARN), Tesla akan memberhentikan 2.688 karyawan secara permanen di Gigafactory mereka di Austin dalam periode 14 hari mulai 14 Juni.Tesla menyampaikan pemberitahuan tersebut kepada Komisi Tenaga Kerja Texas dan Wali Kota Austin Kirk Watson pada Senin (22/4) waktu setempat.Perusahaan itu pada pekan lalu melakukan penarikan (recall) terhadap hampir 4.000 unit Cybertruck karena adanya masalah pada pedal gas yang dapat meningkatkan risiko tabrakan. Hal itu mencakup semua truk yang telah dijual Tesla sejak kendaraan tersebut dipasarkan pada November.Tesla mengeluarkan surat WARN kepada Departemen Tenaga Kerja Negara Bagian New York beberapa hari yang lalu, yang menyatakan bahwa produsen mobil listrik tersebut akan memberhentikan 285 karyawan di fasilitasnya di Buffalo, New York.Pada awal bulan ini, Tesla mengatakan kepada para karyawannya bahwa mereka akan memberhentikan "lebih dari 10 persen" tenaga kerja globalnya, yang dapat berdampak pada lebih dari 14.000 orang.Berita itu muncul setelah produsen mobil listrik tersebut melaporkan penurunan penjualan secara tahunan untuk pertama kalinya sejak 2020. Perusahaan itu juga memperingatkan bahwa pertumbuhan penjualan kemungkinan "jauh lebih rendah" pada 2024 dibandingkan target pertumbuhan 50 persen setiap tahun yang telah mereka tetapkan.Berdasarkan Undang-Undang WARN, yang merupakan hukum ketenagakerjaan AS, pemberi kerja di AS yang memiliki 100 karyawan atau lebih diwajibkan memberikan pemberitahuan 60 hari sebelum rencana penutupan atau PHK massal.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Laporan arkeologi tentang tiga gua di Gua Mogao dipublikasikan
Indonesia
•
24 Feb 2024

Badan UE sebut Eropa hadapi kekeringan terburuk dalam 500 tahun
Indonesia
•
24 Aug 2022

New York City perkuat upaya berantas tindak kejahatan di sarana transportasi
Indonesia
•
25 Oct 2022

Media massa sebut situasi darurat bebani sistem kesehatan masyarakat di AS
Indonesia
•
24 Aug 2022


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
