
Tingkat polusi udara yang tidak sehat kembali hantui Bangkok

Seorang pejalan kaki menyeberangi jalan sambil menggunakan payung pelindung dari sinar matahari di Bangkok, Thailand, pada 19 April 2023. (Xinhua/Rachen Sageamsak)
Tingkat polusi udara yang tidak sehat di beberapa wilayah di Bangkok, Thailand, dan area sekitarnya terjadi seiring perubahan musim yang memicu kemunculan kembali partikel debu yang berlebihan.
Bangkok, Thailand (Xinhua) – Departemen Pengendalian Polusi (Pollution Control Department/PCD) Thailand pada Rabu (18/10) melaporkan tingkat polusi udara yang tidak sehat di beberapa wilayah di Bangkok dan area sekitarnya seiring perubahan musim yang memicu kemunculan kembali partikel debu yang berlebihan.Tingkat PM 2,5 (partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2,5 mikrometer) sedang hingga tidak sehat, yang berkisar dari 27 hingga 55 mikrogram per meter kubik, terdeteksi di sebagian besar Wilayah Metropolitan Bangkok (Bangkok Metropolitan Region) pada Rabu, menurut data yang dipublikasikan oleh PCD.Akumulasi PM 2,5 itu disebabkan oleh musim dingin yang semakin dekat, yang membawa sistem tekanan tinggi dan udara yang stagnan, papar PCD dalam sebuah pernyataan, sembari menambahkan bahwa peringatan oranye yang mengindikasikan tingkat partikel udara yang tidak aman akan terus diberlakukan hingga satu atau dua hari mendatang.Berlaku efektif mulai Juni tahun lalu, negara Asia Tenggara tersebut merevisi batas aman nasional untuk PM 2,5 dari 50 mikrogram per meter kubik dalam 24 jam menjadi 37,5 mikrogram per meter kubik agar sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kawasan berikat pertama di China yang berfokus pada litbang dan inovasi mulai beroperasi
Indonesia
•
29 Aug 2024

Kualitas lingkungan ekologis China catat peningkatan stabil pada 2023
Indonesia
•
26 Jan 2024

Tanaman di pesawat luar angkasa China Shenzhou-15 mulai tumbuh
Indonesia
•
05 Dec 2022

COVID-19 – Pakar: Gejala Omicron mungkin ringan, tapi tingkat infeksinya menghancurkan
Indonesia
•
10 Dec 2021


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
