
Lembaga PBB sebut Israel harus bekerja sama dalam tinjauan panel independen

Warga Palestina menerima bantuan makanan di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 9 Februari 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Tinjauan panel independen UNRWA bertujuan untuk meninjau kembali operasi lembaga tersebut, dan laporan final diperkirakan akan rampung dan dipublikasikan pada akhir April 2024.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) pada Selasa (13/2) mengatakan bahwa kerja sama pemerintah Israel "sangat penting" bagi tinjauan panel independen lembaga tersebut.Setelah menghadiri konferensi pers di Kantor PBB di Jenewa, kepala UNRWA Philippe Lazzarini mengatakan bahwa tinjauan panel independen terhadap UNRWA akan dimulai pada Rabu (14/2). Dirinya mengimbau semua pihak untuk bekerja sama secara aktif dalam tinjauan itu."Sangat penting bagi pemerintah Israel untuk bekerja sama" agar panel independen dapat memperoleh informasi yang "lebih dari sekadar tuduhan," kata Lazzarini.
Warga Palestina mengantre untuk mendapatkan bantuan makanan di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 9 Februari 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Anak-anak berpartisipasi dalam kegiatan stimulasi psikologis dan bantuan di sebuah sekolah yang terafiliasi dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 23 November 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Iran sebut situasi regional positif, desak pemulihan hubungan dengan Arab Saudi
Indonesia
•
23 Aug 2022

Blinken akui AS kirim senjata ke Ukraina sebelum konflik dimulai
Indonesia
•
07 Jan 2025

Topan Shaheen tewaskan 3 orang di Oman
Indonesia
•
04 Oct 2021

Mesir desak PBB untuk akhiri pertumpahan darah di Timur Tengah secepatnya
Indonesia
•
30 Sep 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
