
Topan Talim dekati Hainan di China selatan, ribuan warga dievakuasi

Foto yang diabadikan menggunakan kamera ponsel pada 17 Juli 2023 ini menunjukkan pohon yang tumbang di sebuah jalan di Zhanjiang, Provinsi Guangdong, China selatan. Topan Talim, topan keempat tahun ini, mendarat di area pesisir Provinsi Guangdong, China selatan, pada Senin (17/7) malam waktu setempat, menurut Pusat Meteorologi Nasional (National Meteorological Center/NMC) China. (Xinhua/Deng Hua)
Topan Talim akan mendarat di daerah pesisir antara Provinsi Guangdong dan Provinsi Hainan pada Senin malam (17/7) waktu setempat, kata Pusat Meteorologi Nasional China.
Haikou, China (Xinhua) – Lebih dari 36.600 nelayan telah dievakuasi di Provinsi Hainan, pulau di China selatan, saat topan Talim mendekat, demikian disampaikan otoritas setempat pada Senin (17/7).Observatorium nasional China pada Senin memperbarui peringatan oranye, tingkat siaga tertinggi kedua, untuk topan Talim, topan keempat tahun ini, yang diperkirakan akan membawa angin kencang dan hujan lebat ke daerah pesisir selatan negara itu.Topan Talim akan mendarat di daerah pesisir antara Provinsi Guangdong dan Provinsi Hainan pada Senin malam, kata Pusat Meteorologi Nasional China.Hingga Senin siang, total 39.236 kapal penangkap ikan telah ditarik kembali ke pelabuhan dan 36.631 nelayan telah dievakuasi di Hainan, menurut Departemen Pertanian dan Urusan Pedesaan Provinsi Hainan.Provinsi Hainan menangguhkan layanan kereta cepat dan penerbangan karena masalah keamanan. Layanan feri ke dan dari pulau itu juga ditangguhkan sejak Ahad (16/7).Di Haikou, ibu kota Provinsi Hainan, bar dan restoran memindahkan fasilitas luar ruangan mereka, seperti meja dan kursi, sebelum diterpa hujan deras dan angin kencang.Selain itu, Haikou juga untuk sementara menangguhkan kegiatan sekolah dan meminta warga untuk tetap berada di dalam rumah, kecuali mereka yang ambil bagian dalam upaya penyelamatan, bantuan bencana, dan operasi perkotaan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Penelitian ungkap nenek moyang Neolitikum orang China Han dan Tibet tinggal di tepi Sungai Kuning
Indonesia
•
08 Sep 2024

COP15 dibuka di Zimbabwe, serukan upaya global untuk pelestarian lahan basah
Indonesia
•
27 Jul 2025

Feature – Pasar pagi populer di Wajima, Jepang, ludes dilalap si jago merah
Indonesia
•
08 Jan 2024

Sekjen PBB prihatin dengan banyaknya korban jiwa gempa Turkiye dan Suriah
Indonesia
•
07 Feb 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
