Fokus Berita – China berperan penting dalam transisi global menuju energi terbarukan

Foto yang diabadikan pada 20 Desember 2023 ini menunjukkan proyek pembangkit listrik tenaga fotovoltaik di Wilayah Otonom Etnis Kazak Mori, Prefektur Otonom Etnis Hui Changji, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. (Xinhua/Zhang Cheng)
Transisi dunia menuju energi terbarukan mendapat dorongan kuat dari China yang menyumbang sekitar 48 persen dari peningkatan total kapasitas terbarukan global pada 2022.
Dubai, UEA (Xinhua) – China memainkan peran penting dalam transisi dunia yang merata menuju energi terbarukan, seperti disampaikan Wakil Direktur Jenderal Badan Energi Terbarukan Internasional (International Renewable Energy Agency/IRENA) Gauri Singh kepada Xinhua pada Senin (12/2) di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemerintah Dunia (World Governments Summit/WGS) 2024 yang sedang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA)."China senantiasa memainkan peran yang sangat penting dalam energi terbarukan," ujar Singh, seraya menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 10 Februari."Tahun Naga mewujudkan semangat keberanian, vitalitas, dan ambisi. Kita semua harus ambisius dalam menatap masa depan bersama dan masa depan planet ini," ujarnya.IRENA, yang beranggotakan 169 negara, merupakan organisasi antarpemerintah global terkemuka yang mempromosikan transisi energi terbarukan di dunia, mendukung negara-negara dalam transisi energi mereka, serta menyediakan data dan analisis terkini mengenai inovasi, kebijakan, keuangan, dan investasi teknologi ramah lingkungan.Berkat peran China sebagai pusat manufaktur, yang menurunkan biaya transisi hijau, sejumlah besar negara dapat memajukan rencana nasional mereka dengan lebih lancar, menurut Singh.Menurut Statistik Kapasitas Terbarukan IRENA 2023 yang diterbitkan pada Maret tahun lalu, China menyumbang sekitar 48 persen dari peningkatan total kapasitas terbarukan global pada 2022.Dua pertiga dari kapasitas pembangkit listrik tenaga air baru, 45 persen dari kapasitas pembangkit listrik tenaga surya baru, setengah dari kapasitas pembangkit listrik tenaga bayu baru, dan 57 persen dari kapasitas pembangkit listrik tenaga bioenergi baru pada 2022 dipasang di China."Keunggulan dari yang dilakukan China adalah mereka mengerjakan dan menyelesaikannya. Saya rasa itu adalah aspek yang sangat penting dari cara mereka memandang kolaborasi dan kerja sama internasional," kata Singh.
Foto dari udara yang diabadikan pada 31 Desember 2023 ini menunjukkan proyek pembangkit listrik tenaga bayu skala besar di Kota Nagqu, Daerah Otonom Xizang, China barat daya. (Xinhua/CHN Energy Xizang Power Company Limited/Lin Yongqiu)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Haji1441 - Saudi resmikan Kantor Media Virtual pertama kali untuk liputan haji
Indonesia
•
26 Jul 2020

Turki-Rusia sepakat pantau gencatan senjata di Nagorno-Karabakh
Indonesia
•
12 Nov 2020

COVID-19 – Komisi Eropa pastikan kualitas vaksin Sputnik V Rusia
Indonesia
•
19 Mar 2021

Operasi penggerebekan jaringan kriminal di Rio de Janeiro, Brasil tewaskan 119 orang
Indonesia
•
01 Nov 2025
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
