Ilmuwan temukan gen yang dapat tingkatkan risiko kanker darah

Ilustrasi. (National Cancer Institute on Unsplash)
Transplantasi sel induk merupakan pengobatan yang efektif untuk kanker darah, meski menemukan donor masih merupakan hal yang sulit.
Shenzhen, China (Xinhua) – Ilmuwan dari China dan Amerika Serikat (AS) berhasil menemukan sebuah gen baru yang secara signifikan dapat meningkatkan peluang seseorang terkena penyakit ganas myeloid seperti leukemia.Keganasan myeloid terjadi ketika sumsum tulang tidak mampu memproduksi sel darah sehat yang cukup. Transplantasi sel induk merupakan pengobatan yang efektif untuk kanker darah, meski menemukan donor masih merupakan hal yang sulit. Oleh karenanya, para ilmuwan medis berupaya memahami mekanisme penyakit-penyakit tersebut, sembari mencari metode diagnosis dini.Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Cell ini, para ilmuwan melakukan studi asosiasi varian langka terhadap sebuah kelompok populasi besar, menggunakan 460.000 sampel bio pasien kanker darah dari UK Biobank, yang merupakan basis data biomedis besar.Mereka mengidentifikasi gen risiko yang belum pernah dilaporkan sebelumnya, yakni CTR9. Jika kehilangan fungsinya, gen ini dapat menyebabkan disregulasi sel induk hematopoietik dan diperkirakan akan menyebabkan peningkatan peluang seseorang terkena keganasan myeloid sebesar sepuluh kali lipat."Di masa depan, kita dapat menapis gen ini dalam pemeriksaan kesehatan untuk melihat apakah seseorang berpotensi menjadi pasien kanker darah," ujar Zhao Jiawei, penulis utama makalah penelitian tersebut.Kendati demikian, Zhao menyebutkan bahwa penelitian ini sebagian besar didasarkan pada data masyarakat Eropa, dan belum ada konfirmasi bahwa temuan ini dapat diterapkan pada orang-orang dari kawasan lain, seperti Asia dan Afrika.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Studi sebut pria umur panjang lebih sehat dibandingkan wanita umur panjang
Indonesia
•
07 Feb 2025

COVID-19 – Kosmonot Rusia akan disuntik vaksin Sputnik V
Indonesia
•
14 Dec 2020

Ilmuwan selubungi jari robotik dengan kulit dari sel manusia
Indonesia
•
10 Jun 2022

Ahli geologi temukan ‘awan gua’ langka di Guangxi, China selatan
Indonesia
•
05 Oct 2022
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
