
Trump ancam gunakan dana Iran untuk ganti rugi kerusakan kapal dan muatan

Warga menghadiri prosesi pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei di Mashhad, Iran, pada 9 Juli 2026. (Xinhua/Shadati)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (23/7) mengatakan bahwa setiap kerusakan di masa mendatang yang menimpa kapal, muatan, atau properti terkait akan diganti menggunakan dana milik Iran yang berada di bawah kendali AS.
"Harap pernyataan ini menjadi acuan, hingga ada pemberitahuan lebih lanjut, bahwa mulai saat ini, setiap dan seluruh kerusakan yang dialami Kapal, Muatan, atau segala sesuatu yang berkaitan dengannya akan diganti menggunakan Dana Milik Iran yang berada dalam penguasaan dan kendali AS," tulis Trump dalam unggahannya di platform Truth Social.
"Kerusakan tersebut mungkin bernilai sangat besar, namun demikian, itulah langkah yang adil dan patut dilakukan," tulis Trump.
Presiden AS itu tidak merinci jenis insiden apa yang memenuhi syarat untuk mendapatkan penggantian menggunakan aset Iran.
Pernyataan Trump tersebut disampaikan ketika AS terus melancarkan serangan udara terhadap Iran di tengah meruncingnya ketegangan di Timur Tengah.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Newsweek: Akhir abad Amerika dimulai di Timur Tengah
Indonesia
•
08 May 2023

China peringatkan Filipina tentang bahaya penempatan sistem rudal AS jangka panjang
Indonesia
•
15 Feb 2025

Tentara Myanmar bakar hidup-hidup 11 orang dalam serangan balasan
Indonesia
•
09 Dec 2021

Parlemen Eropa setujui masa jabatan kedua von der Leyen sebagai ketua Komisi UE
Indonesia
•
19 Jul 2024


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
