
Hizbullah sebut pihaknya luncurkan roket ke Israel sebagai respons atas serangan dahsyat di Lebanon

Petugas penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang hancur di lokasi serangan Israel di Kota Sidon, Lebanon selatan, pada 8 April 2026. (Xinhua/Ali Hashisho)
Beirut, Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Kelompok Hizbullah Lebanon dalam sebuah pernyataan pada Kamis (9/4) mengatakan bahwa pihaknya menembakkan roket ke Israel utara sebagai respons atas "pelanggaran gencatan senjata" yang dilakukan Israel.
"Respons ini akan terus berlanjut hingga agresi Israel-Amerika Serikat (AS) terhadap negara dan rakyat kami dihentikan," kata kelompok tersebut dalam pernyataannya.
Israel melancarkan serangan terbesarnya di seluruh Lebanon sejak konflik terbaru dengan Hizbullah pecah bulan lalu, mengakibatkan sedikitnya 254 orang tewas dan 1.165 lainnya terluka pada Rabu (8/4), beberapa jam setelah gencatan senjata dua pekan AS-Iran diumumkan. Baik Israel maupun AS menegaskan bahwa Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata tersebut.
Militer Israel menyatakan bahwa serangan pada Rabu itu merupakan serangan terkoordinasi terbesarnya terhadap Lebanon sejak pihaknya memulai operasi militer baru terhadap negara tersebut pada 2 Maret, "yang menargetkan lebih dari 100 pusat komando dan situs militer Hizbullah".
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, mengutuk serangan itu, menyebut jumlah korban sangat mengerikan.
"Skala pembunuhan dan kehancuran di Lebanon hari ini benar-benar mengerikan," katanya dalam sebuah pernyataan. "Pembantaian seperti ini, hanya beberapa jam setelah disepakatinya gencatan senjata dengan Iran, sungguh sulit dipercaya. Hal ini memberi tekanan yang sangat besar pada perdamaian yang rapuh, yang sangat dibutuhkan oleh warga sipil."
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Negara-negara Afrika dapat 103 juta dosis vaksin
Indonesia
•
06 Aug 2021

Tentara Israel mundur dari Jenin usai operasi militer dua hari
Indonesia
•
06 Jul 2023

COVID-19 – AS catat lebih 2,9 juta kasus pada anak dalam empat pekan terakhir
Indonesia
•
16 Feb 2022

Feature – Warga Yaman lewati Idul Fitri di tengah ketegangan di Laut Merah
Indonesia
•
12 Apr 2024


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
