
Trump naikkan tarif global baru dari 10 persen jadi 15 persen

Foto yang diabadikan pada 10 Mei 2025 ini memperlihatkan kapal-kapal kargo yang sarat muatan kontainer di Pelabuhan Los Angeles di California, Amerika Serikat. (XInhua/Qiu Chen)
Trump akan menaikkan tarif global baru menjadi 15 persen, sehari setelah dia mengumumkan tarif global sebesar 10 persen pasca keputusan Mahkamah Agung AS yang menjadi pukulan telak baginya.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu (21/2) mengatakan akan menaikkan tarif global baru menjadi 15 persen, sehari setelah dia mengumumkan tarif global sebesar 10 persen pasca keputusan Mahkamah Agung AS yang menjadi pukulan telak baginya.
"Saya, sebagai Presiden AS, akan, berlaku segera, menaikkan Tarif Global 10 persen terhadap negara-negara, yang banyak di antaranya telah 'memanfaatkan' AS selama puluhan tahun tanpa retribusi (sampai akhirnya saya menjabat!), menjadi 15 persen sesuai batas yang sepenuhnya diizinkan dan teruji secara hukum," tulis Donald Trump dalam sebuah unggahan di media sosial pada Sabtu.
Dia menambahkan bahwa dalam beberapa bulan ke depan, pemerintahannya akan "menetapkan dan memberlakukan Tarif baru yang sah secara hukum, yang akan melanjutkan proses kami yang luar biasa sukses dalam Membuat Amerika Kembali Hebat - LEBIH HEBAT DARI SEBELUMNYA!!!"
Dalam putusan dengan suara enam banding tiga, Mahkamah Agung AS pada Jumat (20/2) pagi waktu setempat memutuskan bahwa kebijakan tarif Trump di bawah Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional (International Emergency Economic Powers Act/IEEPA) adalah ilegal.
Marah atas putusan tersebut, Trump beberapa jam kemudian menandatangani perintah yang memberlakukan tarif 10 persen terhadap barang impor dari semua negara.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Produk China bantu mitra Indonesia genjot efisiensi peternakan
Indonesia
•
08 Apr 2026

NYT: Dolar yang kuat baik bagi AS, buruk bagi dunia
Indonesia
•
30 Sep 2022

Pasar tenaga kerja melemah, tingkat pengangguran di AS naik jadi 4,3 persen
Indonesia
•
03 Aug 2024

Pertumbuhan ekonomi Kanada melambat pada 2023
Indonesia
•
01 Mar 2024


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
