Guterres tekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai dan prinsip PBB di dunia

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres berbicara kepada para reporter di markas besar PBB di New York City pada 17 Oktober 2022. (Xinhua/Xie E)
Tujuan PBB adalah "memberikan kesempatan untuk perdamaian dan mengakhiri konflik yang membahayakan nyawa, masa depan, dan kemajuan global," serta berupaya untuk mengakhiri kemiskinan ekstrem, mengurangi ketidaksetaraan, dan menyelamatkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
PBB (Xinhua) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dalam pesannya saat memperingati Hari PBB pada Senin (24/10) mengatakan bahwa menjunjung tinggi nilai-nilai dan prinsip-prinsip PBB sangat penting di dunia yang sedang tertekan."Sekarang, lebih dari sebelumnya, kita perlu menghidupkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Piagam PBB di setiap penjuru dunia," kata Guterres.Sang sekjen menggambarkan PBB sebagai "produk harapan" karena lembaga tersebut mewujudkan harapan dan tekad untuk bergerak melampaui konflik global menuju sebuah era baru kerja sama global."Dewasa ini, organisasi kita sedang sangat diuji lebih dari sebelumnya. Namun, untuk saat-saat seperti inilah PBB didirikan," ujarnya.Guterres mengatakan bahwa PBB "memberikan kesempatan untuk perdamaian dan mengakhiri konflik yang membahayakan nyawa, masa depan, dan kemajuan global," serta berupaya untuk mengakhiri kemiskinan ekstrem, mengurangi ketidaksetaraan, dan menyelamatkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.Dirinya menyebut peran PBB dalam menjaga planet ini, termasuk dengan menghentikan kecanduan global terhadap bahan bakar fosil dan memulai revolusi energi terbarukan.Guterres juga menyoroti bagaimana PBB "menyeimbangkan antara peluang dan kebebasan" bagi wanita dan anak perempuan, sembari turut memastikan hak asasi manusia bagi semua."Saat kita memperingati Hari PBB ini, mari kita memperbarui harapan dan keyakinan kita tentang apa yang dapat dicapai umat manusia ketika kita bekerja sama sebagai satu kesatuan, dalam solidaritas global," ujar pejabat tinggi PBB itu.Hari PBB diperingati setiap tahun, merefleksikan pembentukan resmi organisasi dunia itu pada 24 Oktober 1945 silam.Pada 1947, Majelis Umum PBB mendeklarasikan 24 Oktober sebagai hari jadi Piagam PBB. Pada 1971, Majelis Umum PBB mengadopsi sebuah resolusi yang menyatakan bahwa Hari PBB akan menjadi peringatan internasional atau hari libur internasional serta merekomendasikan agar hari itu diperingati sebagai hari libur umum oleh negara-negara anggota PBB.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Naskah Al-Qur'an Sultan Murad I Utsmaniyah dipamerkan di pameran buku internasional Doha
Indonesia
•
19 Jan 2022

Singapura denda dan penjarakan pengendara yang melintas di jalur khusus pejalan kaki
Indonesia
•
07 Jul 2025

Peningkatan level stres panas akan terjadi di setidaknya 6 negara di kawasan Tanduk Afrika
Indonesia
•
21 Oct 2024

Survei: Pemimpin daerah di Jepang skeptis soal upaya negara atasi penurunan angka kelahiran
Indonesia
•
02 Sep 2024
Berita Terbaru

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026

30.000 lebih pekerja layanan kesehatan gelar aksi mogok kerja di California, AS
Indonesia
•
27 Jan 2026
