
Negara-negara UE sepakati langkah balasan awal terhadap tarif AS

Foto yang diabadikan pada 29 Januari 2025 ini menunjukkan Gedung Berlaymont, yang merupakan kantor pusat Komisi Eropa, di Brussel, Belgia. (Xinhua/Meng Dingbo)
UE menganggap tarif AS tidak dapat dibenarkan dan merusak, menyebabkan kerugian ekonomi bagi kedua belah pihak, serta ekonomi global.
Brussel, Belgia (Xinhua/Indonesia Window) – Negara-negara anggota Uni Eropa (UE) pada Rabu (9/4) mendukung paket pembalasan pertama blok itu terhadap tarif yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.UE menganggap tarif AS "tidak dapat dibenarkan dan merusak, menyebabkan kerugian ekonomi bagi kedua belah pihak, serta ekonomi global," kata Komisi Eropa dalam sebuah pernyataan.Komisi Eropa pada Senin (7/4) mengusulkan tarif balasan, dengan menetapkan tarif paling tinggi sebesar 25 persen. Tarif tersebut menargetkan berbagai impor AS sebagai respons atas tarif Washington terhadap baja dan aluminium asal Eropa.Daftar ini mencakup produk pertanian hingga industri seperti kedelai, ternak unggas, tembakau, besi, sepeda motor, benang gigi, serta baja dan aluminium. Barang-barang ini bernilai total sekitar 22 miliar euro atau sekitar 24,36 miliar dolar AS tahun lalu.*1 euro = 18.405 rupiah**1 dolar AS = 16.849 rupiah
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (belakang) menyampaikan pernyataan tentang "tarif resiprokal" di Rose Garden, Gedung Putih, di Washington DC, AS, pada 2 April 2025. (Xinhua/Hu Yousong)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UE akan alokasikan 120 juta euro bagi petani yang terdampak cuaca buruk
Indonesia
•
25 Sep 2024

IMF: Fragmentasi yang parah rugikan ekonomi dunia hingga 7 persen dari PDB
Indonesia
•
18 Jan 2023

Sejumlah pejabat serukan penguatan kerja sama China-Afrika di bawah platform FOCAC
Indonesia
•
24 May 2024

Belum genap setahun, BYD miliki puluhan diler di Indonesia
Indonesia
•
10 Oct 2024


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
