
Stasiun luar angkasa China akan lakukan uji coba ‘payload’ internasional

Gambar simulasi yang diabadikan di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center) pada 11 Mei 2023 ini menunjukkan wahana antariksa kargo China Tianzhou-6 melakukan penambatan (docking) dengan kombinasi stasiun luar angkasa Tiangong. (Xinhua/Guo Zhongzheng)
Uji coba payload internasional yang dipilih di bawah kerja sama antara China dan Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Luar Angkasa (United Nations Office for Outer Space Affairs/UNOOSA) akan segera berlangsung di stasiun luar angkasa Tiangong.
Beijing, China (Xinhua) – Uji coba gelombang pertama muatan (payload) internasional yang dipilih di bawah kerja sama antara China dan Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Luar Angkasa (United Nations Office for Outer Space Affairs/UNOOSA) akan segera berlangsung di stasiun luar angkasa Tiangong, kata Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) pada Jumat (18/8).Seorang juru bicara CMSA, Lin Xiqiang, menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers. Dia menambahkan bahwa 10 proyek aplikasi luar angkasa, yang dilaksanakan bersama dengan Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA), menunjukkan kemajuan yang stabil."Kami telah melakukan berbagai pertukaran dan kerja sama dengan badan antariksa dari banyak negara dan kawasan serta organisasi internasional yang melibatkan teknologi pesawat luar angkasa, eksperimen sains luar angkasa, serta pemilihan dan pelatihan astronaut," kata Lin.Sejak implementasi program luar angkasa berawaknya, China telah mengirim sejumlah individu ke luar negeri untuk berpartisipasi dalam pelatihan pesawat tanpa gravitasi, pelatihan gua, dan studi Mars500. China juga telah memimpin beberapa proyek kerja sama internasional skala besar, termasuk pelatihan bertahan hidup di laut untuk astronaut dan penelitian tentang fungsi kardiovaskular dalam keadaan tanpa gravitasi.Ye Guangfu, seorang kru Shenzhou-13, merupakan taikonaut pertama yang menyelesaikan pelatihan gua melalui kerja sama internasional."China sejauh ini telah menandatangani perjanjian kerangka kerja sama dengan UNOOSA, ESA, serta badan antariksa Rusia, Prancis, Jerman, Italia, dan Pakistan," kata Lin, menyoroti bahwa beberapa perjanjian itu telah berhasil diimplementasikan, dan beberapa proyek kerja sama yang berkaitan dengan stasiun luar angkasa sedang dipersiapkan."Kami menyambut astronaut dari negara lain untuk melakukan eksperimen di stasiun luar angkasa China," imbuh Lin.Sementara itu, persiapan untuk pelatihan astronaut asing berjalan sesuai rencana.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim ilmuwan China capai kemajuan dalam penelitian baterai logam lithium
Indonesia
•
15 Jan 2025

Ilmuwan temukan planet ekstrasurya kecil yang panas sepadat besi
Indonesia
•
03 Dec 2021

Gaya hidup sehat bantu cegah demensia
Indonesia
•
15 Apr 2022

Arkeolog sebut "atap dunia" telah dihuni sejak 50.000 tahun silam
Indonesia
•
25 Jan 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
